Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski 35 Ribu Hektare Sawah Terdampak El Nino

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan stok beras nasional aman meski 35 ribu hektare sawah terdampak El Nino. Dengan cadangan beras pemerintah 5,257 juta ton, standing crop 10 juta ton, dan stok horeka 10 juta ton, total ketersediaan mencapai 25,257 juta ton, melebihi kebutuhan tahunan 22,5 juta ton. Bulog juga mengejar target penyerapan 4 juta ton dan membangun 100 gudang baru.

Aug 7, 2026 - 03:57
Aug 7, 2026 - 03:57
 0
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski 35 Ribu Hektare Sawah Terdampak El Nino
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski 35 Ribu Hektare Sawah Terdampak El Nino

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan bahwa dampak El Nino terhadap sekitar 35 ribu hektare sawah tidak akan mengganggu ketersediaan beras nasional. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas paparan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengenai lahan pertanian yang mulai mengalami kekeringan.

Menurut Rizal, cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai 5,257 juta ton. Ditambah dengan potensi panen dari tanaman yang masih di lahan (standing crop) sekitar 10 juta ton dan stok beras di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) sekitar 10 juta ton, total ketersediaan beras mencapai 25,257 juta ton.

Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras nasional yang mencapai sekitar 22,5 juta ton per tahun. Rizal optimistis pasokan beras akan tetap aman hingga panen raya pada Maret 2027.

Pemerintah menilai luas lahan yang terdampak El Nino masih relatif kecil. Antisipasi dilakukan melalui program pompanisasi, perbaikan irigasi, serta dukungan cadangan pangan nasional untuk menjaga produksi dan pasokan.

Bulog juga terus mengejar target penyerapan beras sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026. Hingga 31 Juli, realisasi penyerapan telah mencapai 3,507 juta ton dari target 4 juta ton pada tahun ini. Rizal menargetkan target tersebut dapat tercapai lebih cepat, yakni pada akhir September.

Selain penyerapan, Bulog tetap menjalankan penyaluran beras melalui berbagai program pemerintah, seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta rencana penyediaan beras premium untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk mengantisipasi peningkatan stok, Bulog mempercepat pembangunan 100 gudang penyimpanan yang ditargetkan mulai beroperasi tahun ini. Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap lelang dan akan segera memasuki groundbreaking, dengan prioritas di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Rizal juga menyebut Bulog tengah menjajaki peluang ekspor beras ke Malaysia dan negara sahabat lainnya, dengan syarat kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian untuk memperluas pasar beras Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0