Tiga Pemalak Sopir di Cilincing Diburu Polisi, Korban Sempat Tak Mau Lapor
Polisi memburu tiga pemalak yang merampas tas sopir berisi ponsel, dokumen, dompet, dan uang di Cilincing, Jakarta Utara. Korban sempat enggan membuat laporan resmi, namun polisi tetap menindaklanjuti dengan memeriksa saksi dan CCTV.
Jakarta - Aksi pemalakan yang menimpa seorang sopir berinisial HS (40) di Jalan Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, tengah diburu polisi. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (2/9) siang, dan kini tiga pelaku yang tergabung dalam komplotan preman menjadi target pengejaran.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkapkan bahwa korban awalnya datang ke Polsek Cilincing untuk melaporkan aksi pemalakan yang dialaminya saat melintas di lokasi kejadian. Dalam laporan tersebut, HS menyebut para pelaku mengambil paksa tas yang berisi satu unit ponsel, sejumlah dokumen penting, dompet, serta uang tunai.
Meski demikian, HS kemudian mengurungkan niatnya untuk membuat laporan polisi secara resmi. Korban hanya bersedia membuat surat kehilangan barang di kantor polisi setempat. Kendati begitu, polisi tetap menindaklanjuti adanya informasi aksi pemalakan tersebut.
"Tim Opsnal III Unit Reskrim Polsek Cilincing sudah melakukan cek ke TKP, mencari dan menginterogasi saksi-saksi, serta mencari rekaman CCTV," kata Bobi di Jakarta, Kamis (3/9).
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengejar para pelaku agar aksi serupa tidak terulang dan masyarakat dapat merasa aman. "Petugas sudah mengambil keterangan dari saksi dan memeriksa kamera di lokasi kejadian. Kami kejar pelaku," tegasnya.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berjalan. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para pengemudi yang melintas di kawasan Cilincing, untuk tetap waspada dan segera melapor jika menjadi korban atau melihat tindak kejahatan serupa.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)