Ratu Thailand Suthida Cetak Sejarah, Terbang Solo dengan Jet Tempur Gripen Disaksikan Raja

Ratu Thailand Suthida berhasil menerbangkan jet tempur JAS 39C Gripen secara solo untuk pertama kalinya dari pangkalan udara di Provinsi Surat Thani. Aksi bersejarah itu disaksikan langsung Raja Maha Vajiralongkorn yang menyambutnya dengan buket bunga dan menyematkan lencana Golden Gripen Order, menandai Suthida sebagai pilot perempuan pertama Thailand yang menerbangkan Gripen solo.

Oct 09, 2026 - 12:02
Updated: 9 hours ago
0 0
Ratu Thailand Suthida Cetak Sejarah, Terbang Solo dengan Jet Tempur Gripen Disaksikan Raja
Ratu Thailand Suthida Cetak Sejarah, Terbang Solo dengan Jet Tempur Gripen Disaksikan Raja

Ratu Thailand Suthida menorehkan sejarah baru di dunia penerbangan militer setelah berhasil menerbangkan jet tempur JAS 39C Gripen seorang diri untuk pertama kalinya. Penerbangan solo tersebut berlangsung dari sebuah pangkalan udara militer di Provinsi Surat Thani, Thailand selatan, pada Kamis (8/10), dan disaksikan langsung oleh Raja Maha Vajiralongkorn.

Rekaman yang dirilis pihak istana memperlihatkan Ratu Suthida, 48 tahun, mengendalikan jet tempur berkursi tunggal itu tanpa pendamping. Momen tersebut menjadi istimewa karena suaminya, Raja Vajiralongkorn, dikenal sebagai pilot andal dan turut menyaksikan langsung aksi sang istri dari darat.

Jalur penerbangan Suthida bukan perkara instan. Sebelum terbang solo, ia menjalani pelatihan simulator selama beberapa minggu di pangkalan yang sama. Ia juga telah mengantongi sekitar 10 jam terbang menggunakan jet Gripen berkursi ganda sebagai bekal sebelum akhirnya dipercaya menerbangkan versi kursi tunggal.

Suthida memang bukan nama baru di dunia aviasi. Mantan pramugari Thai Airways itu mulai belajar menerbangkan pesawat pada 2010 dan kini telah mengumpulkan hampir 1.190 jam terbang. Ia juga kerap bertugas sebagai kopilot mendampingi Vajiralongkorn dalam berbagai perjalanan kerajaan, termasuk saat mendarat di Bandara Paro, Bhutan, yang dikenal memiliki medan pendaratan sulit.

Setelah berhasil mendarat dengan selamat, Ratu Suthida disambut Raja Vajiralongkorn yang menyerahkan buket bunga. Raja kemudian menyematkan lencana Golden Gripen Order di lengan kiri Suthida, sebuah penanda kehormatan atas pencapaiannya.

Penyematan lencana itu sekaligus menegaskan posisi Suthida sebagai pilot perempuan pertama di Thailand yang menerbangkan jet tempur Gripen secara solo. Pencapaian ini menambah daftar prestasi sang ratu di dunia penerbangan militer.

Suthida menikah dengan Vajiralongkorn pada 2019, hanya beberapa hari sebelum penobatan sang raja. Sejak itu, ia semakin sering tampil dalam berbagai kegiatan resmi kerajaan, termasuk yang berkaitan dengan dunia aviasi.

Saat ini, Angkatan Udara Thailand mengoperasikan satu skuadron jet tempur Gripen C/D buatan perusahaan pertahanan Swedia, Saab. Pada tahun lalu, Thailand juga menandatangani kesepakatan senilai sekitar US$556 juta untuk membeli tiga unit Gripen E dan satu unit Gripen F, dengan pengiriman keempat pesawat tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 2030.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User