Haji Isam Gadai Jutaan Saham ke Bank Mandiri, Ternyata Ini Tujuannya Sebelum Caplok Bayan

Dua emiten milik Haji Isam menggadaikan saham ke Bank Mandiri pada 30 September, sebelum pembelian saham Bayan Resources selesai 7 Oktober. Gadai saham dilakukan oleh PT Eshan Agro Sentosa di JARR dan tiga entitas di PGUN dengan total 5,29 miliar lembar. Manajemen menyatakan gadai sebagai jaminan kredit dan tidak mengubah pengendalian.

Oct 09, 2026 - 12:02
Updated: 9 hours ago
0 0
Haji Isam Gadai Jutaan Saham ke Bank Mandiri, Ternyata Ini Tujuannya Sebelum Caplok Bayan
Haji Isam Gadai Jutaan Saham ke Bank Mandiri, Ternyata Ini Tujuannya Sebelum Caplok Bayan

Jakarta, CNN Indonesia -- Dua perusahaan terbuka yang dikendalikan oleh Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam menggadaikan sejumlah besar saham ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Aksi korporasi ini terjadi pada 30 September, beberapa hari sebelum Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama menuntaskan pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada 7 Oktober.

Informasi mengenai penggadaian saham tersebut terungkap dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/10). Pertama, Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) Indra Irawan menjelaskan bahwa pemegang saham pengendali, PT Eshan Agro Sentosa, menggadaikan 7.997.556.204 lembar saham perseroan.

Kedua, Direktur PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) Tamlikho mengungkapkan bahwa tiga pemegang saham pengendali turut menggadaikan saham mereka. PT Araya Agro Lestari menggadaikan 2.205.667.896 lembar, PT Citra Agro Raya menggadaikan 2.194.778.786 lembar, dan PT Baramega Citra Mulia Persada menggadaikan 900.000.250 lembar. Total saham PGUN yang digadaikan oleh ketiga entitas afiliasi Haji Isam mencapai 5,29 miliar lembar.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, manajemen JARR dan PGUN menyatakan bahwa tujuan transaksi adalah sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi perseroan. "Tujuan Transaksi: Sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan," tulis manajemen seperti dikutip dari BEI, Rabu (7/10).

Manajemen kedua emiten menegaskan bahwa aksi gadai saham ini tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan. Keempat perseroan tersebut tetap menjadi pengendali yang merupakan Kelompok Yang Terorganisasi Perseroan. Selain itu, transaksi ini juga tidak menimbulkan dilusi kepemilikan saham dan tidak mengubah jumlah modal ditempatkan maupun modal disetor perseroan.

"Direksi Perseroan memastikan bahwa transaksi tersebut melalui prosedur yang wajar dan sesuai peraturan perundangan yang berlaku," terang manajemen. Langkah penggadaian saham ini menjadi perhatian pasar karena dilakukan tepat sebelum Haji Isam merampungkan akuisisi saham Bayan Resources melalui PT Jhonlin Baratama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User