PT Freeport Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah IFRC 2026 di Timika, 17 Tim Siap Berlaga

PT Freeport Indonesia menjadi tuan rumah Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) 2026 di Timika, Papua Tengah, pada 24-31 Oktober. Mengusung tema Tumbuh Bersama Papua, Berkarya untuk Indonesia, kompetisi ini diikuti 17 tim dan bertujuan memperkuat budaya keselamatan serta kesiapsiagaan darurat di lingkungan pertambangan dan energi.

Oct 27, 2026 - 12:02
Updated: 1 day ago
0
PT Freeport Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah IFRC 2026 di Timika, 17 Tim Siap Berlaga
PT Freeport Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah IFRC 2026 di Timika, 17 Tim Siap Berlaga

PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali dipercaya menjadi tuan rumah Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) 2026. Ajang kompetisi keselamatan dan tanggap darurat itu berlangsung di Timika, Papua Tengah, pada 24-31 Oktober 2026.

Ini menjadi kali ketiga PTFI menjadi tuan rumah IFRC, setelah sebelumnya pada 1996 dan 2005. Penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi ke-8 dengan tema Tumbuh Bersama Papua, Berkarya untuk Indonesia.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyampaikan kebanggaannya bisa kembali terlibat dalam ajang tersebut. Menurutnya, IFRC menjadi wadah untuk memperkuat jejaring, mengasah kemampuan, dan membangun kesiapsiagaan bersama.

Tony menegaskan bahwa penanganan keadaan darurat tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara perusahaan, TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan berbagai instansi terkait.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi risiko akibat kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino, termasuk meningkatnya ancaman kebakaran karena cuaca kering dan suhu tinggi. Menurut Tony, keselamatan adalah nilai fundamental yang harus menjadi bagian integral dari setiap perusahaan dan individu.

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa memberikan apresiasi atas keterlibatan PTFI sebagai tuan rumah IFRC ke-8. Ia menilai penyelenggaraan ini sangat berarti bagi Papua Tengah dan menjadi nilai yang perlu dipertahankan untuk keselamatan ke depan.

Sebanyak 17 tim siap mengikuti kompetisi maupun challenging fire rescue dari berbagai perusahaan di Indonesia. Meki berharap masyarakat Mimika memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar tentang pentingnya budaya keselamatan, termasuk melalui kegiatan Safety Goes to School yang menyasar lebih dari 1.000 pelajar SMP dan SMA di Mimika.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno menekankan pentingnya peningkatan kompetensi personel fire and rescue sebagai garda terdepan menghadapi keadaan darurat. Ia menegaskan IFRC harus menjadi ruang belajar, bertukar pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam operasional perusahaan. Menurutnya, tidak ada piala atau gelar juara yang lebih berharga daripada keselamatan setiap personel.

IFRC diselenggarakan oleh Perhimpunan Tanggap Darurat Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (Pertapindo) dengan tujuan meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, serta membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User