Polda Metro Jaya Libatkan Puslabfor untuk Usut Kematian Sutrimo
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan Puslabfor Polri untuk mengusut kematian Sutrimo yang dianggap tidak wajar. Olah TKP telah dilakukan dan sampel diambil untuk pemeriksaan laboratorium. Penyidik juga memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk memastikan penyebab kematian secara objektif.
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mendalami penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo yang dinilai tidak wajar. Pelibatan ini dilakukan untuk memperoleh bukti saintifik melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) yang telah dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihaknya memahami kekhawatiran dan pertanyaan yang muncul di masyarakat. Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, kepolisian melakukan olah TKP dengan melibatkan Puslabfor dan serangkaian tindakan penyelidikan lainnya.
Tim forensik dari Puslabfor telah mengamankan dan mengambil sejumlah sampel dari TKP untuk diperiksa secara mendalam di laboratorium. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi petunjuk maupun bukti fisik yang berkaitan dengan kematian korban. Selain investigasi berbasis ilmiah, tim penyidik gabungan juga terus mengumpulkan fakta-fakta lapangan tambahan.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai informasi dan petunjuk penting yang relevan dengan peristiwa tersebut. Budi menegaskan bahwa seluruh temuan didalami secara cermat dan transparan demi memastikan penyebab pasti kematian korban secara objektif.
Sebelumnya, kepolisian melakukan olah TKP di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada Senin, 27 Juli, polisi mulai membuka garis kuning yang terpasang di pagar klinik kecantikan tersebut. Sejumlah personel Tim Puslabfor terlihat memasuki halaman klinik dengan membawa barang bukti seperti kotak hitam, bantal dengan sprei hijau, dan barang-barang lain dalam plastik bening.
Proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap secara tuntas penyebab kematian Sutrimo. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)