Haji Isam Kuasai 10 Miliar Saham Bayan, Direksi dan Komisaris Segera Dirombak

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) bersiap merombak susunan direksi dan komisaris melalui RUPSLB pada 23 November 2026. Langkah ini menyusul pengambilalihan 10 miliar saham oleh Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low. Transaksi masih menunggu pemenuhan sejumlah syarat pendahuluan.

Nov 03, 2026 - 00:02
Updated: 8 hours ago
0
Haji Isam Kuasai 10 Miliar Saham Bayan, Direksi dan Komisaris Segera Dirombak
Haji Isam Kuasai 10 Miliar Saham Bayan, Direksi dan Komisaris Segera Dirombak

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berencana mengubah komposisi direksi dan dewan komisaris. Rencana itu muncul setelah pengusaha batu bara Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam mengambil alih 10 miliar lembar saham perusahaan melalui PT Jhonlin Baratama.

Rencana perombakan tersebut tertuang dalam surat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Manajemen Bayan mengundang para pemegang saham untuk hadir dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung Senin, 23 November 2026, di Jakarta Selatan.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (30/10), manajemen menyebut ada dua mata acara dalam RUPSLB. Agenda pertama adalah persetujuan perubahan susunan anggota direksi perseroan. Agenda kedua adalah persetujuan perubahan susunan anggota dewan komisaris.

Perubahan kepemilikan saham Bayan bermula dari penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 16 September 2026. Perjanjian itu melibatkan pendiri Bayan, Low Tuck Kwong, bersama putrinya, Elaine Low, sebagai pihak penjual dan PT Jhonlin Baratama sebagai pembeli.

Objek transaksi mencakup 10.000.000.500 saham biasa Bayan. Manajemen menegaskan penyelesaian seluruh transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan dan kondisi pendahuluan. Setelah semua syarat terpenuhi, pembeli akan memiliki 10.000.000.500 saham biasa perseroan.

Manajemen juga memastikan penandatanganan perjanjian jual beli saham tersebut tidak menimbulkan dampak negatif material. Kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan dinilai tetap aman.

Sebelumnya, Haji Isam dilaporkan mengincar kepemilikan 62 persen saham Bayan Resources. Menurut laporan Bloomberg News pada Rabu (9/9), salah satu entitas bisnis yang dikendalikan Haji Isam mengajukan penawaran akuisisi senilai sekitar US$3 miliar atau setara Rp52,53 triliun dengan asumsi kurs Rp17.510 per dolar AS.

Laporan itu menyebut nilai tawaran tersebut hanya sebagian kecil dari nilai pasar Bayan Resources. Saham yang menjadi target utama adalah kepemilikan miliarder Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine. Kini, dengan masuknya Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama, peta kepemilikan dan kepengurusan Bayan Resources memasuki babak baru yang akan ditentukan dalam RUPSLB mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User