PLN UP3 Bukittinggi Bawa Pulang Juara 2 OMYO Award 2026, Kunci Suksesnya Ternyata Bukan Cuma Soal Listrik Nyala
PLN UP3 Bukittinggi meraih Juara 2 OMYO Award 2026 berkat transformasi pelayanan yang mengedepankan kepercayaan pelanggan. Penghargaan diterima General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini di Jakarta pada 3 November 2026. Keberhasilan ini ditopang tiga pilar: Leadership, System, dan Service Culture, sehingga pelayanan tak hanya andal secara teknis tetapi juga humanis.
PLN UP3 Bukittinggi, unit di bawah PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 OMYO Award 2026. Penghargaan itu diterima langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, bersama tim di Jakarta pada 3 November 2026. Capaian ini menjadi pengakuan atas transformasi pengelolaan gangguan dan optimalisasi pelayanan tenaga teknik (Yantek) yang tak lagi sekadar berfokus pada pemulihan pasokan listrik.
Bagi masyarakat, listrik yang kembali menyala memang berarti aktivitas bisa berlanjut, anak-anak dapat belajar dengan nyaman, dan pelaku usaha kembali produktif. Namun, PLN UP3 Bukittinggi memahami bahwa di balik proses pemulihan itu ada kebutuhan pelanggan yang harus diperhatikan, mulai dari informasi yang jelas, respons yang tepat, hingga pelayanan yang membuat mereka merasa didengar.
Pemahaman itulah yang menjadi dasar transformasi di PLN UP3 Bukittinggi. Setiap laporan gangguan tidak lagi dipandang semata sebagai persoalan teknis, tetapi juga sebagai kesempatan memperbaiki kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan pelanggan. Sebab, keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh hasil kerja petugas di lapangan, tetapi juga pengalaman pelanggan selama proses penanganan berlangsung.
Ririn Rachmawardini menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan PLN untuk terus membangun budaya pelayanan yang mengutamakan kebutuhan pelanggan. Menurutnya, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar setiap pelanggan memperoleh layanan yang andal secara teknis sekaligus humanis. Setiap keluhan, kata dia, adalah kesempatan untuk mendengarkan, memperbaiki, dan memberikan solusi terbaik. Keberhasilan pelayanan bukan hanya ketika listrik kembali menyala, tetapi ketika pelanggan juga kembali percaya.
Transformasi pelayanan di PLN UP3 Bukittinggi diperkuat melalui tiga pilar utama, yaitu Leadership, System, dan Service Culture. Penguatan itu diwujudkan lewat kepemimpinan yang hadir mendampingi petugas dan memastikan evaluasi berjalan, sistem operasional yang terintegrasi dengan dukungan Dispatch Center dan monitoring jaringan, serta peningkatan kompetensi Yantek melalui Akademi Yantek.
Seluruh upaya tersebut diperkuat dengan budaya pelayanan yang mengedepankan empati, sikap proaktif, dan kemampuan memberikan solusi. Dengan begitu, pelanggan tidak hanya mendapatkan penanganan teknis, tetapi juga pelayanan yang lebih responsif dan sesuai kebutuhan. Petugas Yantek diarahkan tidak hanya memulihkan pasokan listrik, tetapi juga memberikan rasa tenang dan kepastian kepada pelanggan.
Bagi PLN UID Sumatera Barat, capaian PLN UP3 Bukittinggi ini menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas pelayanan di seluruh lini operasional. Kepemimpinan yang hadir, sistem kerja yang semakin terintegrasi, kompetensi petugas, serta budaya pelayanan yang berorientasi pada pelanggan akan terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.
Pada akhirnya, penghargaan bukan hanya soal posisi yang berhasil diraih, tetapi juga tanggung jawab menjaga kualitas pelayanan yang telah dibangun. Listrik yang kembali menyala adalah keberhasilan teknis, sementara pelanggan yang merasa diperhatikan dan kembali percaya merupakan keberhasilan pelayanan yang sesungguhnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)