Iran Peringatkan AS: Kami Kini Lebih Kuat dan Siap Bertempur Kembali
Juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia menegaskan angkatan bersenjatanya kini lebih kuat dan siaga tinggi dibanding awal perang dengan AS dan Israel. Iran juga menyatakan tetap menguasai Selat Hormuz dan menutup jalur itu hingga AS memenuhi tuntutan Teheran, di tengah laporan rencana serangan baru AS yang menyasar fasilitas nuklir.
Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, menyatakan bahwa angkatan bersenjata negaranya kini berada pada tingkat kesiagaan yang lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan saat awal konfrontasi dengan Amerika Serikat dan Israel pada Februari lalu. Pernyataan itu disampaikannya kepada kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Sabtu (7/11).
Menurut Akraminia, pengalaman dari konfrontasi langsung dengan AS dan Israel membuat militer Iran memiliki motivasi, komitmen, serta kepercayaan diri yang lebih besar dari sebelumnya. Ia menegaskan bahwa kondisi pasukan saat ini tidak sama dengan ketika perang pertama kali meletus.
Akraminia juga menegaskan bahwa Iran masih memegang kendali atas Selat Hormuz. Jalur perairan strategis tersebut, katanya, akan tetap ditutup sampai AS memenuhi seluruh tuntutan Teheran.
"Atas perintah Pemimpin Tertinggi, respons angkatan bersenjata kami akan bersifat segera, efektif, dan tanpa batasan geografis," ujar Akraminia seperti dikutip dari pernyataannya.
Pernyataan itu muncul di tengah laporan sejumlah media AS yang menyebutkan bahwa pasukan militer Amerika Serikat telah bersiap melancarkan serangan baru ke Iran. Serangan tersebut disebut akan menargetkan fasilitas nuklir dan menggunakan Mother of All Bombs, serta diperkirakan dilakukan setelah pemilu paruh waktu AS.
Pekan ini, AS telah meluncurkan serangan terbatas di Pulau Qeshm yang berlokasi dekat Selat Hormuz. Pada hari yang sama, kantor berita Tasnim melaporkan dua rudal kembali menghantam Qeshm, meski belum ada informasi mengenai kerusakan yang ditimbulkan.
Sementara itu, militer Iran menyatakan sistem pertahanan udara mereka telah menghancurkan sebuah drone AS yang terbang di atas pulau tersebut. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai dampak serangan terhadap Pulau Qeshm.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)