Tiga Kali Kena Hukuman, Veda Ega Tetap Buktikan Diri dan Hanya Sekali Gagal Panen Poin
Veda Ega Pratama kembali menghadapi hukuman turun tiga posisi start di Moto3 Qatar 2026. Meski sudah tiga kali menjalani penalti di musim ini, pembalap Indonesia itu terbukti mampu meraih poin, dengan hanya sekali gagal finis di zona poin saat long lap penalty di Sirkuit Balaton Park.
Veda Ega Pratama kembali harus menjalani hukuman pada balapan Moto3 Qatar 2026. Penalti turun tiga posisi start dijatuhkan setelah ia tetap melaju kencang saat bendera kuning berkibar di sesi FP1, Jumat (6/11). Meski demikian, catatan musim ini menunjukkan bahwa hukuman bukan penghalang bagi pembalap Indonesia tersebut untuk tetap meraih poin.
Sepanjang Moto3 2026, Veda sudah tiga kali menerima sanksi di balapan berbeda. Dari tiga kesempatan itu, ia hanya sekali gagal membawa pulang poin. Kegagalan tersebut terjadi di Sirkuit Balaton Park, ketika ia harus menjalani long lap penalty akibat laju motor yang lambat saat sesi Q2. Pada seri kesembilan Moto3 Qatar 2026 itu, Veda finis di urutan ke-16 atau di luar zona poin.
Pengalaman kedua justru menjadi pembuktian kualitas Veda. Di Moto3 Ceko 2026, ia harus start dari posisi ke-20 karena hukuman turun 12 posisi setelah melakukan slow riding pada Q2. Alih-alih terpuruk, Veda mampu menembus finis di urutan kelima dan meraih 11 poin.
Hukuman terakhir sebelum seri Qatar terjadi di Moto3 Austria. Saat itu Veda menjalani double long lap penalty setelah dinyatakan bersalah membuat David Munoz terjatuh di tengah balapan. Meski demikian, ia tetap finis di urutan ke-13 dan membawa pulang poin.
Hukuman di Moto3 Qatar 2026 pun menjadi ajang pembelajaran sekaligus momen pembuktian bagi Veda. Ia dituntut tetap tampil optimal meski tidak bisa memulai balapan dari baris pertama atau kedua. Catatan tiga balapan dengan hukuman ini memperlihatkan bahwa Veda memiliki kemampuan untuk bangkit dan tetap kompetitif di lintasan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)