Kalahkan Vietnam 4-0 di Final, Pelatih Muda Sumbar Ini Kembali Raih Gelar Best Coach
Pelatih asal Sumbar, Yulio Mariem Putra, dinobatkan sebagai pelatih terbaik untuk kedua kalinya setelah membawa ASIOP U-12 menjuarai Garuda International Cup 2026. Di final, ASIOP mengalahkan PVF Vietnam dengan skor telak 4-0. Prestasi ini juga diiringi raihan kiper terbaik, pemain terbaik, dan top skor.
Pelatih asal Sumatera Barat, Yulio Mariem Putra, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola usia muda Indonesia. Ia dinobatkan sebagai pelatih terbaik atau best coach pada turnamen Garuda International Cup (GIC) 2026 setelah sukses membawa tim asuhannya, ASIOP U-12, meraih gelar juara.
Gelar juara tersebut dipastikan setelah ASIOP U-12 menaklukkan wakil Vietnam, PVF, dengan skor meyakinkan 4-0 pada laga final yang berlangsung di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat. Kemenangan ini menjadi pembuktian kualitas tim asuhan Yulio di kancah internasional.
Yulio mengaku bersyukur atas pencapaian ini. Ia menilai penghargaan yang diraihnya tidak lepas dari dukungan banyak pihak. "Saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT, full support dari keluarga besar ASIOP, kedua orang tua saya, istri serta 2 anak saya yang selalu mendoakan dan mampu menghilangkan rasa lelah saya," ujarnya.
Pelatih berusia 37 tahun asal Pesisir Selatan ini juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil total di partai puncak. Ia menyebut motivasi pemainnya meningkat karena melawan tim dari negara yang sebelumnya mengalahkan tim nasional Indonesia. "Anak-anak ingin membalas kekecewaan mereka setelah kalah di final saat bertanding di level internasional sebelumnya, tepatnya di Korea bulan lalu," jelas Yulio.
Lebih lanjut, alumni FIK UNP Padang ini menuturkan bahwa keberhasilan timnya tidak terlepas dari kebersamaan yang kuat. Persiapan matang, tingkat kehadiran latihan yang tinggi, serta disiplin pemain dalam menjaga pola tidur, makan, dan penggunaan gadget menjadi kunci sukses. "Kami juga sangat termotivasi ingin memberikan yang terbaik untuk ASIOP karena semua elemen di ASIOP sangat membantu memberikan detail kebutuhan tim," tambahnya.
Yulio mendedikasikan penghargaan ini untuk para asisten pelatih, Emir Dzikri dan Hendro Santoso, yang dinilainya banyak memberikan ide-ide brilian. Ini merupakan penghargaan best coach kedua bagi Yulio setelah sebelumnya meraihnya pada 2022 bersama ASIOP U-17.
Selain Yulio, sejumlah pemain ASIOP U-12 juga meraih penghargaan individu. Kiper M Ahza Alyafi dinobatkan sebagai kiper terbaik, Cristiano Marcelo Junior sebagai pemain terbaik, serta M Rizki Nur Habibi yang menjadi top skor bersama dengan M Tajuz Zaman dari Akademi Persib Bogor, masing-masing mencetak 6 gol.
Gelaran GIC 2026 berlangsung selama lima hari, 19-23 Agustus, di ASIOP Training Ground dan AYO Arena, Sentul. Turnamen ini diikuti lebih dari 1.000 pemain muda dari 72 tim yang berasal dari 13 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, China, Jepang, dan lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)