IHSG Anjlok 3,49 Persen, Analis Ramal Rebound di Perdagangan Jumat
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (30/10) setelah Kamis (29/10) ditutup melemah 3,49 persen ke level 5.098. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat peluang rebound jangka pendek dengan target retest 5.116, sementara Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menilai rebound terbuka selama IHSG tidak menembus 4.972. Keduanya merekomendasikan sejumlah saham pilihan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bangkit pada perdagangan Jumat (30/10) setelah sehari sebelumnya tertekan cukup dalam. Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG berpeluang mengalami rebound jangka pendek setelah ditutup di atas level Fibonacci retracement 50 persen dan membentuk pola candle hammer.
Meski begitu, Herditya mengingatkan koreksi masih berpotensi berlanjut sebelum indeks kembali menguat. Menurut dia, pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418.
"Pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.012 dan 4.915, dengan resistance 5.328 dan 5.460. Ia merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBNI, INDY, ISAT, dan PSAB.
Pandangan serupa datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi setelah menembus level support Fibonacci 5.116, namun peluang rebound tetap terbuka selama tekanan jual tidak semakin dalam hingga menembus 4.972.
"Meski koreksi berlanjut di bawah 5.116, IHSG berpeluang rebound untuk melanjutkan wave iv ke atas selama tidak menembus 4.972," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 4.972, 4.895, dan 4.767, serta resistance 5.418, 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Saham yang ia rekomendasikan adalah ADRO, ANTM, ASII, BBRI, dan PGEO.
Sebagai gambaran, IHSG ditutup di level 5.098 pada perdagangan Kamis (29/10) sore. Indeks saham melemah 184,25 poin atau minus 3,49 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,23 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,22 miliar saham. Pada penutupan tersebut, sebanyak 98 saham menguat, 624 terkoreksi, dan 70 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)