Fajar/Fikri Bikin Gempar Denmark Open, Moriyasu Diklaim Tolak Malaysia

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai Denmark Open 2026 setelah mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung. Kemenangan Persib atas Persik dan kabar Hajime Moriyasu yang diklaim menolak melatih timnas Malaysia juga menjadi berita populer di kanal olahraga.

Oct 19, 2026 - 00:01
Updated: 1 day ago
0
Fajar/Fikri Bikin Gempar Denmark Open, Moriyasu Diklaim Tolak Malaysia
Fajar/Fikri Bikin Gempar Denmark Open, Moriyasu Diklaim Tolak Malaysia

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri keluar sebagai juara Denmark Open 2026. Pada laga final di SJF Bank Arena, Minggu (18/10), Fajar/Fikri mengalahkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-8, 21-11.

Dominasi Fajar/Fikri terlihat sejak gim pertama. Mereka tidak memberi ruang bagi Aaron/Soh untuk mengembangkan permainan dan menutup gim pembuka dengan keunggulan jauh.

Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri sempat tertinggal 0-4. Namun pasangan pelatnas Cipayung itu mampu bangkit dan berbalik menguasai pertandingan hingga memastikan gelar juara pada ajang level Super 750 tersebut.

Keberhasilan ini menjadi berita paling banyak dibaca di kanal olahraga CNNIndonesia.com dalam 24 jam terakhir. Selain kabar dari arena bulu tangkis, hasil pertandingan sepak bola nasional dan isu pelatih timnas Malaysia turut masuk daftar berita populer.

Di ajang Super League 2026/2027, Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (18/10). Tuan rumah sempat dikejutkan gol sundulan Park Jun Heong pada menit ke-40, tetapi gol itu dianulir VAR karena pemain asal Korea Selatan tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.

Persib baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-78 melalui pemain pengganti Julio Cesar. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai dan mengubah posisi dalam klasemen Super League.

Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diminta realistis terkait rencana mendatangkan pelatih asal Jepang Hajime Moriyasu. Harapan Malaysia dilatih Moriyasu yang kini menangani timnas Jepang disebut tinggal angan-angan.

Laporan New Strait Times menyebut Moriyasu lebih menginginkan karier di Eropa ketimbang melatih Malaysia. Seorang agen yang dekat dengan agensi di Jepang mengatakan Moriyasu ingin berkarier di Eropa setelah kontraknya bersama timnas Jepang berakhir pada Februari 2027.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User