BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Kamis (22/10). Wilayah yang dimaksud meliputi Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Papua Tengah, dan Aceh untuk hujan lebat, serta Banten untuk angin kencang. Meski curah hujan umumnya rendah hingga menengah, dinamika atmosfer regional dan lokal tetap memicu potensi hujan signifikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis (22/10). Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpeluang terjadi di beberapa daerah.
Menurut BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan melanda Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Papua Tengah, dan Aceh. Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Banten. Peringatan dini ini berlaku untuk periode 21-23 Oktober 2026.
BMKG menjelaskan, secara umum curah hujan pada periode dasarian III Oktober hingga dasarian II November 2026 masih berada pada kategori rendah hingga menengah. Kondisi relatif kering juga masih berpotensi berlangsung, terutama di sebagian Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua Selatan.
Meski demikian, aktivitas dinamika atmosfer regional dan lokal diprediksi meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan aktif pada 20-21 Oktober 2026 di sekitar Aceh, Kalimantan bagian utara, dan perairan utara Papua. Gelombang Rossby Ekuatorial aktif di Samudra Hindia sebelah barat Aceh dan Laut Andaman, sedangkan Gelombang Kelvin aktif di sebagian Sumatra bagian selatan, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Selain itu, sirkulasi siklonik di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, dan perairan utara Kalimantan Barat, serta pengaruh tidak langsung Siklon Tropis Champi di timur Filipina, turut memengaruhi pola pergerakan angin regional. Daerah pertemuan dan perlambatan angin diprediksi terbentuk di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Papua, yang dapat meningkatkan pemusatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan.
Kondisi tersebut diperkuat oleh labilitas atmosfer yang cukup kuat di sebagian Sumatra bagian utara hingga tengah, Kalimantan, dan Papua. Kombinasi faktor ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
"Hal ini menunjukkan bahwa meskipun akumulasi curah hujan secara umum masih cenderung rendah pada skala dasarian, kejadian hujan signifikan tetap berpeluang terjadi dalam skala harian, terutama di wilayah yang dipengaruhi dinamika atmosfer regional dan lokal," kata BMKG di laman resminya.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diminta tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem. BMKG mengimbau warga memantau informasi cuaca terbaru dan mengambil langkah antisipasi guna mengurangi risiko yang timbul akibat hujan lebat dan angin kencang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)