Bernama Depan Hitler Mussolini, Pengusaha Ini Menangi Pilkada di Pegunungan Andes Peru
Hitler Mussolini Simeon Flores, pengusaha berusia 45 tahun, memenangi pemilihan wali kota Queropalca di Region Huanuco, Peru. Ia meraih 229 dari 663 suara, mengalahkan Gaspar Osorio yang memperoleh 204 suara. Flores maju dari partai kiri Ahora Nacion dan akan mulai menjabat 1 Januari. Namanya bukan yang pertama di Peru, sebelumnya ada Hitler Saavedra dan Hitler Alba Sanchez yang juga memenangi pemilu.
Seorang pengusaha bernama Hitler Mussolini Simeon Flores resmi terpilih sebagai wali kota Queropalca, sebuah distrik terpencil yang terletak di kawasan Pegunungan Andes, Peru. Nama pria berusia 45 tahun itu menyita perhatian karena dua kata depannya identik dengan nama diktator Nazi Jerman Adolf Hitler dan pemimpin fasis Italia Benito Mussolini.
Flores memenangi kontestasi pemilihan wali kota Queropalca di Region Huanuco, Peru bagian tengah. Berdasarkan data Kantor Nasional Proses Pemilu (ONPE) Peru, ia mengantongi 229 suara dari total 663 suara yang sah dalam pemungutan suara pada Minggu (4/10). Pesaing terdekatnya, kandidat sayap kanan jauh Gaspar Osorio, harus puas dengan 204 suara.
Pria yang sehari-hari berkecimpung di bisnis angkutan barang itu maju sebagai calon dari partai kiri Ahora Nacion. Otoritas pemilu mencatat, sebelum bergabung dengan Ahora Nacion, Flores sempat menjadi anggota Popular Force, partai berhaluan kanan yang dipimpin Presiden Peru Keiko Fujimori, hingga tahun 2025.
Flores dijadwalkan mulai menjabat sebagai wali kota pada 1 Januari mendatang. Kemenangannya menambah daftar panjang politikus Peru yang memiliki nama depan tidak biasa, khususnya Hitler, di panggung politik lokal.
Nama Hitler memang lekat dengan sosok diktator Nazi Jerman pada era Perang Dunia II. Namun di Peru, sejumlah kandidat dengan nama tersebut tercatat pernah memenangi pemilu. Pada 2021, seorang dokter bernama Hitler Saavedra Casternoque terpilih sebagai anggota parlemen Peru dari partai tengah Somos Peru.
Sebelumnya, pada 2018, Hitler Alba Sanchez juga memenangi pemilihan sebagai wali kota distrik Yungar di kawasan Andes. Ketika berkampanye saat itu, ia bahkan memperkenalkan diri sebagai "Hitler yang baik".
Fenomena nama Hitler di dunia politik Peru menunjukkan bahwa nama tersebut tidak selalu menjadi penghalang bagi kandidat untuk meraih dukungan masyarakat. Kemenangan Flores di Queropalca menjadi bukti terbaru bahwa nama unik dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam kontestasi politik lokal.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)