ASCOPE ke-51 di Bali Tuntas, ASEAN Sepakati Penguatan Ketahanan Energi Regional

Pertemuan ke-51 ASCOPE di Bali menghasilkan kesepakatan strategis memperkuat arsitektur energi ASEAN, mencakup ketahanan energi, transisi energi, keamanan rantai pasok, dan pertukaran teknologi. Pertamina menekankan kolaborasi lintas negara, sementara Timor Leste sebagai anggota baru menilai keanggotaan penuh membuka peluang kerja sama hulu-hilir migas dan menjadi referensi jelang KTT ASEAN 2029.

Oct 30, 2026 - 04:02
Updated: 1 day ago
0
ASCOPE ke-51 di Bali Tuntas, ASEAN Sepakati Penguatan Ketahanan Energi Regional
ASCOPE ke-51 di Bali Tuntas, ASEAN Sepakati Penguatan Ketahanan Energi Regional

Pertemuan ke-51 ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) Council Meeting 2026 yang digelar di Bali resmi berakhir dengan sejumlah kesepakatan strategis. Forum tahunan ini menyepakati langkah penguatan arsitektur energi regional, mulai dari ketahanan energi, transisi energi, keamanan rantai pasok, hingga pertukaran teknologi antarnegara Asia Tenggara.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan, ketahanan energi bukan sekadar soal memenuhi kebutuhan saat ini. Menurutnya, sistem energi yang dibangun harus mampu bertahan dan melayani generasi mendatang.

"Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang," ujar Simon dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Simon menilai setiap negara anggota ASCOPE memiliki tantangan, peran, dan potensi yang berbeda. Perbedaan itu, kata dia, justru dapat saling melengkapi dan menjadi kekuatan bersama untuk memperkuat ketahanan energi kawasan.

Ia juga menyoroti peran ASCOPE sebagai wadah penting bagi institusi energi di Asia Tenggara. Forum ini menjadi tempat para anggota bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama yang erat.

Simon menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas komitmen memperkuat kolaborasi energi regional, terutama dalam menghadapi dinamika global. "Kekuatan kita bukan terletak pada upaya menjadikan setiap negara sama, melainkan pada kemampuan untuk mendorong setiap negara menyumbangkan keunggulan dan kapasitas uniknya demi mencapai tujuan bersama," tegasnya.

Semangat kolaborasi lintas batas itu turut dirasakan Timor Leste sebagai anggota baru ASCOPE. Perwakilan Timor Leste, Zeferino, mengapresiasi peran strategis ASCOPE dan kelancaran penyelenggaraan pertemuan di Bali yang digelar Pertamina.

Bagi Timor Gap, perusahaan energi nasional Timor Leste yang baru berusia 15 tahun, keanggotaan penuh di ASCOPE memberi manfaat besar. Forum ini membuka peluang memperluas kerja sama dengan perusahaan minyak nasional negara ASEAN lain, mencakup operasional hulu dan hilir migas, pengembangan konten lokal, pemberdayaan UMKM, hingga inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang berkelanjutan.

Pengalaman Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ke-51 juga dinilai sebagai referensi berharga bagi Timor Leste, yang tengah bersiap menjadi tuan rumah KTT ASEAN pada 2029. Dengan berakhirnya rangkaian ASCOPE ke-51, Pertamina dan seluruh negara anggota, termasuk Timor Leste, optimistis kemitraan strategis ini berlanjut dan membawa kawasan ASEAN menuju masa depan energi yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User