BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 25 Wilayah, Aceh hingga Papua Masuk Daftar
BMKG merilis daftar 25 wilayah Indonesia yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat pada Sabtu (31/10). Meski musim hujan datang terlambat 20-30 hari akibat El Nino kuat dan IOD positif, sejumlah dinamika atmosfer seperti MJO, Gelombang Kelvin, dan Bibit Siklon Tropis 91B tetap memicu pertumbuhan awan konvektif di berbagai daerah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah Indonesia. Pada Sabtu (31/10), sebanyak 25 daerah diprediksi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
BMKG menjelaskan bahwa musim hujan tahun ini memang datang lebih lambat sekitar 20-30 hari dari rata-rata klimatologis. Keterlambatan tersebut dipengaruhi oleh El Nino yang sangat kuat dan diperkirakan masih memengaruhi cuaca hingga awal 2027, serta interaksinya dengan IOD positif. Kondisi ini sempat memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah beberapa bulan terakhir.
Meski demikian, dinamika atmosfer terkini dinilai masih mampu mendorong pertumbuhan awan konvektif. Beberapa fenomena yang berperan antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi memengaruhi cuaca di wilayah barat dan selatan Indonesia, serta Gelombang Kelvin yang aktif di bagian timur.
Selain itu, pola angin regional juga dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman dan sirkulasi siklonik di Laut Natuna. Kombinasi fenomena tersebut berpeluang membentuk zona konvergensi dan perlambatan kecepatan angin yang mendukung pembentukan awan hujan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Wilayah lainnya yang juga masuk daftar adalah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)