36 Titik Digelar Serentak, Pegadaian dan POGI Perkuat Gerakan Merdeka Stunting 2026
PT Pegadaian bersama POGI menggelar Merdeka Stunting 2026 di 36 titik Indonesia, termasuk Pekanbaru dengan 30 ibu hamil. Layanan meliputi USG 4D, konsultasi dokter, dan suplementasi gizi. Prevalensi stunting Riau turun dari 22,3% (2021) menjadi 17,0% (2022). Kolaborasi lintas sektor diharapkan mempercepat Indonesia bebas stunting.
PT Pegadaian (Persero) bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) kembali menggelar program Merdeka Stunting 2026. Program yang mengusung tema "Gerakan Bersama Pegadaian–POGI Menuju Indonesia Emas Bebas Stunting" ini dilaksanakan serentak di 36 titik di berbagai wilayah Indonesia.
Di Provinsi Riau, kegiatan dipusatkan di Kantor Wilayah PT Pegadaian Pekanbaru dan diikuti oleh 30 ibu hamil yang berasal dari nasabah Pegadaian serta masyarakat sekitar. Para peserta mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan USG 4D gratis, konsultasi parenting bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, hingga pemberian multivitamin dan suplementasi gizi.
Dukungan suplementasi gizi dalam kegiatan ini diberikan oleh PT Dexa Medica Jakarta. Menariknya, salah satu produk suplemen yang diberikan merupakan produk baru yang pertama kali diluncurkan bertepatan dengan pelaksanaan Merdeka Stunting 2026. Selain itu, peserta juga mendapat edukasi mengenai SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia), pemenuhan kebutuhan gizi, dan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Khusus di Riau, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan mata gratis yang didukung oleh dokter spesialis mata dari Riau Eye Centre Pekanbaru dengan menggunakan peralatan pemeriksaan mata dan teknologi terkini.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Abdul Malik, menyampaikan bahwa program Pegadaian Peduli merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. "Melalui Pegadaian Peduli, kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pegadaian tidak hanya memberikan manfaat melalui layanan keuangan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan," ujarnya.
Abdul Malik menambahkan, kegiatan Merdeka Stunting telah dilaksanakan sebelumnya di tiga titik, yaitu Cabang Solok bersama POGI Sumatera Barat, Pekanbaru bersama POGI Riau, dan selanjutnya akan dilaksanakan di Batam bersama POGI Kepulauan Riau. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan organisasi profesi menjadi bukti bahwa berbagai pihak dapat berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua POGI Cabang Riau, dr. Hendry Adi Syaputra, M.Ked (OG), Sp.OG, menyampaikan bahwa upaya menurunkan angka stunting membutuhkan gerakan nyata serta kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan data resmi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, prevalensi stunting di Provinsi Riau menunjukkan tren penurunan, dari 22,3 persen pada 2021 menjadi 17,0 persen pada 2022. "Kami sangat mengapresiasi komitmen luar biasa dari PT Pegadaian bekerja sama dengan POGI yang bersedia memfasilitasi gerakan mulia ini di 36 kota POGI Cabang dengan 16 Unit Kantor Wilayah Pegadaian, dengan target penerima manfaat sebanyak 37 ibu hamil atau masing-masing 30 peserta di setiap titik lokasi," ujar dr. Hendry.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, ST, M.Arch. Ia menilai Merdeka Stunting sejalan dengan agenda nasional dalam mewujudkan generasi menuju Indonesia Emas yang bebas stunting. "Kami mengapresiasi seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan Merdeka Stunting ini, kepada Pemerintah Kota, kepada POGI, serta Dinas Kesehatan sebagai leading sector dan kolaborasi dari PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru," ujarnya. Menurut Markarius, penanganan stunting tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
Pelaksanaan Merdeka Stunting 2026 di Pekanbaru juga didukung oleh sejumlah mitra kesehatan, di antaranya RS Zainab, RS Syafira, RS Hermina, D'Lima Clinic, Bakti Clinic, serta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Melalui program ini, Pegadaian dan POGI mendorong penguatan akses ibu hamil terhadap informasi dan layanan kesehatan yang berkualitas, dengan harapan dapat mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)