Airlangga Bantah Isu HP Gratis, Sebut Pernyataan Hashim Soal Bansos Salah Paham

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak berencana membagikan HP gratis kepada masyarakat. Ia menyebut pernyataan Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo soal pembagian HP untuk mendukung bansos telah menimbulkan salah paham. Airlangga menegaskan maksud pernyataan tersebut bukan seperti yang beredar.

Oct 23, 2026 - 00:02
Updated: 9 hours ago
0
Airlangga Bantah Isu HP Gratis, Sebut Pernyataan Hashim Soal Bansos Salah Paham
Airlangga Bantah Isu HP Gratis, Sebut Pernyataan Hashim Soal Bansos Salah Paham

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah kabar yang menyebut pemerintah memiliki rencana membagikan telepon seluler gratis kepada masyarakat. Ia menegaskan isu tersebut tidak sesuai dengan maksud pernyataan yang sebelumnya disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.

Penegasan itu disampaikan Airlangga saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10). Menurut dia, pernyataan Hashim soal pembagian HP gratis perlu diluruskan agar tidak menimbulkan tafsir yang keliru di tengah masyarakat.

"Kalau saya sudah bicara Pak Hashim, enggak bicara begitu, maksudnya bukan itu," ujar Airlangga dalam forum tersebut.

Sebelumnya, Hashim menyebut adanya rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membagikan HP gratis kepada masyarakat. Adik Presiden Prabowo itu mengaitkan pembagian HP tersebut dengan program rekening gratis dari pemerintah. Dalam skema yang dijelaskan Hashim, HP yang dibagikan akan dilengkapi rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu.

Hashim menuturkan, pemerintah menargetkan rekening gratis diberikan kepada warga yang baru menginjak usia 17 tahun dan belum memiliki rekening. Pernyataan itu disampaikannya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10).

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," kata Hashim saat itu.

Dalam penjelasannya, Hashim menyebut ada dua bank yang ditunjuk pemerintah untuk menyediakan rekening gratis, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kedua bank diminta memfasilitasi pembukaan rekening bagi sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan.

Menurut Hashim, data Bank Dunia menunjukkan sekitar 30 persen penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank dan berada di luar sektor perbankan. Rekening gratis itu nantinya akan menjadi saluran pemerintah untuk menyalurkan bantuan tunai kepada penerima manfaat yang berhak.

Ke depan, bantuan tunai tidak lagi didistribusikan secara fisik, melainkan dikirim langsung oleh Kementerian Keuangan ke rekening digital pada ponsel masing-masing penerima manfaat. Namun, melalui pernyataan Airlangga, pemerintah memastikan tidak ada rencana pembagian HP gratis sebagaimana yang sempat menjadi sorotan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User