Kadin Yakin Dagang RI-Malaysia Tetap Aman meski Ada Ancaman Gugatan Karhutla

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie optimistis polemik desakan anggota parlemen Malaysia menggugat RI soal kabut asap tidak mengganggu perdagangan dan investasi ASEAN. Ia menekankan pentingnya komunikasi antarpemerintah dan pelaku usaha, sekaligus mengingatkan survei Kadin yang menunjukkan 57,9 persen responden terdampak bencana alam, dengan 13 persen di antaranya merasakan dampak karhutla.

Oct 23, 2026 - 00:01
Updated: 1 day ago
0
Kadin Yakin Dagang RI-Malaysia Tetap Aman meski Ada Ancaman Gugatan Karhutla
Kadin Yakin Dagang RI-Malaysia Tetap Aman meski Ada Ancaman Gugatan Karhutla

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menilai desakan sejumlah anggota parlemen Malaysia agar Indonesia digugat terkait kabut asap lintas batas tidak akan sampai mengganggu hubungan dagang dan investasi di kawasan ASEAN. Menurutnya, komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus dijaga agar persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak melebar menjadi ketegangan yang lebih besar.

Anindya menegaskan karhutla bukan hanya persoalan yang dihadapi negara tetangga, tetapi juga menjadi masalah serius bagi Indonesia. Karena itu, ia menilai penyelesaian karhutla seharusnya menjadi fokus bersama, bukan polemik berkepanjangan yang dilempar ke ruang publik.

"Saya rasa inilah gunanya ASEAN. Selama ini ASEAN stabil dan bertumbuh karena komunikasinya lancar," ujar Anindya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).

Ia juga mengingatkan besarnya aktivitas perdagangan dan investasi antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura sehingga hubungan baik antarnegara di kawasan perlu terus dirawat. Menurutnya, persoalan lingkungan yang sedang terjadi tidak seharusnya mengabaikan kepentingan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di negara-negara terdampak.

Anindya yang juga menjabat Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) menyatakan hubungan Indonesia dengan Malaysia dan Singapura sejauh ini berjalan sangat baik. Ia berharap komunikasi tersebut tetap terjaga di tengah kabut asap yang dampaknya dirasakan masyarakat ketiga negara.

"Saya kebetulan adalah ketua ASEAN-BAC, alhamdulillah hubungan antara kita dan tetangga, Malaysia dan Singapura, sangat baik, dan ini akan kita jaga terus," ujarnya.

Ia meminta semua pihak tidak bereaksi berlebihan dan kembali fokus pada upaya penanganan karhutla. Menurutnya, dampak musibah ini dirasakan semua orang, terutama masyarakat Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sehingga yang dibutuhkan adalah penyelesaian masalah, bukan perpanjangan polemik.

"Menurut saya, kita yakin untuk bisa melalui ini dengan baik. Tapi juga setiap pihak diimbau menjaga diri, fokus kembali kepada isu untuk membereskan dan juga memikirkan kesejahteraan masyarakat ini," kata Anindya.

Di sisi lain, karhutla dan bencana alam terbukti menimbulkan risiko langsung terhadap kegiatan usaha di dalam negeri. Survei Business Pulse kuartal III yang dipaparkan Direktur Insights Kadin Indonesia Institute Fakhrul Fulvian menunjukkan 57,9 persen responden anggota Kadin mengalami dampak bencana alam atau gangguan lingkungan dalam 12 bulan terakhir.

Dari kelompok tersebut, 13 persen melaporkan terdampak karhutla. Gangguan itu memengaruhi operasional perusahaan melalui kenaikan biaya, penurunan penjualan, serta masalah transportasi dan logistik. Survei mencatat 13,5 persen responden mengalami kenaikan biaya operasional, 11,8 persen menghadapi penurunan penjualan, dan 10,8 persen mengalami gangguan transportasi serta logistik.

Dampak terhadap pasokan bahan baku juga menjadi perhatian, terutama bagi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sebanyak 13,8 persen responden di sektor itu melaporkan gangguan rantai pasok akibat bencana alam. Kadin juga mencatat 18,8 persen responden di sektor pertanian, kehutanan, perikanan, termasuk perkebunan, melaporkan karhutla sebagai gangguan usaha, sementara sektor konstruksi terdampak dengan angka 20,9 persen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User