Zigo Rolanda Minta Proyek Flyover Sitinjau Lauik Dipercepat, Tapi Ingatkan Ancaman Krisis Air Bersih
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau proyek Flyover Sitinjau Lauik dan lokasi banjir di Solok. Ia mendorong percepatan pembangunan dari target Mei 2028 menjadi 2027, namun mengingatkan agar keselamatan warga dan pasokan air bersih Kota Padang tetap terlindungi dari dampak konstruksi di sekitar sungai.
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikannya saat meninjau proyek Flyover Sitinjau Lauik di Panorama I, Kota Padang, Kamis (22/10), dalam rangka reses perorangan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026-2027.
Dalam kunjungan tersebut, Zigo menerima pemaparan perkembangan proyek dari Hutama Karya (HK) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Menurut penjelasan yang diterimanya, progres pekerjaan telah melampaui target yang ditetapkan. Peninjauan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang beserta jajaran, Kepala BPJN, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Cipta Karya, serta Perumda Air Minum Kota Padang.
Zigo menilai Flyover Sitinjau Lauik merupakan proyek strategis yang membutuhkan dukungan dan koordinasi seluruh pihak. Ia mengapresiasi kerja sama pemerintah, instansi teknis, dan pelaksana proyek dalam mengatasi berbagai hambatan, termasuk persoalan pembebasan lahan. Ia berharap pengadaan tanah tahap II segera tuntas agar pembangunan tidak kembali terkendala masalah administrasi.
Sebagai anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, Zigo menyatakan dukungannya terhadap proyek berkas Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tersebut. Menurutnya, percepatan proyek penting untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di jalur Sitinjau Lauik yang dikenal memiliki medan ekstrem.
Meski mendorong percepatan, Zigo mengingatkan agar aspek lingkungan dan kebutuhan dasar warga tidak terabaikan. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah potensi gangguan terhadap sumber air baku yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang. Ia meminta pekerjaan konstruksi di sekitar sungai direncanakan secara cermat untuk mengantisipasi risiko pencemaran maupun meningkatnya kekeruhan air saat curah hujan tinggi.
Zigo meminta Hutama Karya bersama tim teknis terkait melakukan kajian menyeluruh terhadap metode pengerjaan di sepanjang aliran sungai. Pengawasan, katanya, tidak boleh hanya berfokus pada instalasi pengolahan air dan titik pengambilan air baku atau intake, tetapi juga mencakup kawasan sungai sebelum air mencapai lokasi tersebut. Langkah mitigasi konkret harus mencakup pengendalian material konstruksi, perlindungan aliran sungai, serta pemantauan kualitas air selama pekerjaan berlangsung.
"Jangan sampai kita sudah berupaya menyelesaikan persoalan pembebasan lahan, tetapi kemudian muncul masalah baru terkait pasokan air bersih. Pembangunan harus tetap berjalan, namun kepentingan masyarakat juga wajib dilindungi," tegas Zigo.
Selain menyoroti aspek lingkungan, Zigo mendorong penyelesaian Flyover Sitinjau Lauik dipercepat dari jadwal yang direncanakan. Jika target penyelesaian proyek ditetapkan pada Mei 2028, ia berharap seluruh pihak mengupayakan langkah percepatan agar pekerjaan memungkinkan dirampungkan pada 2027 tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas konstruksi.
Rangkaian kunjungan Zigo di Sumatera Barat juga mencakup peninjauan kondisi pascabanjir di kawasan permukiman dan perkantoran Bupati Solok. Peninjauan di dua lokasi tersebut menunjukkan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan keselamatan, lingkungan, dan kebutuhan warga. Zigo berharap koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai teknis, dan pelaksana proyek terus diperkuat agar pembangunan flyover berjalan lancar, sumber air bersih tetap terlindungi, dan penanganan dampak banjir di Kabupaten Solok mendapat perhatian yang diperlukan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)