Warga Venezuela Ditangkap Dekat Gedung Putih, Bawa Senjata dan Ancam Bunuh Trump

Seorang pria asal Venezuela ditangkap Dinas Rahasia AS di dekat Gedung Putih karena membawa senjata dan mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump. Pelaku mengaku mendengar suara di kepalanya yang menyuruhnya datang ke Washington DC. Petugas menemukan satu senapan, dua pistol, dan puluhan amunisi di mobil curian yang dipakainya.

Nov 07, 2026 - 04:02
Updated: 13 hours ago
0
Warga Venezuela Ditangkap Dekat Gedung Putih, Bawa Senjata dan Ancam Bunuh Trump
Warga Venezuela Ditangkap Dekat Gedung Putih, Bawa Senjata dan Ancam Bunuh Trump

Dinas Rahasia Amerika Serikat menangkap seorang pria di dekat Gedung Putih pada Kamis (5/11) karena diduga membawa senjata dan mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump. Pria tersebut diidentifikasi sebagai Ronny Yordrix Guanipa Chrinos, warga negara Venezuela yang masuk ke AS secara ilegal.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan pelaku terlihat berperilaku mencurigakan di dalam sebuah mobil di sisi Gedung Putih. Saat petugas mendekatinya, tersangka mengaku mendengar suara di kepalanya yang menyuruhnya datang ke Washington DC untuk membunuh Presiden Trump.

Petugas kemudian menemukan bahwa kendaraan yang digunakan pelaku merupakan barang curian. Tersangka juga mengaku menyimpan senjata di dalam mobilnya. Dalam penggeledahan, Dinas Rahasia menemukan satu senapan dan dua pistol beserta puluhan butir amunisi.

Pelaku kini ditahan atas berbagai tuduhan, termasuk kepemilikan senjata api, penggunaan kendaraan tanpa izin, dan penadahan barang curian. Saat ini ia berada di tahanan US Marshals Service. DHS menyebut Chrinos masuk ke AS secara ilegal pada tahun 2024.

Direktur Dinas Rahasia AS, Sean Curran, mengatakan insiden ini menunjukkan bagaimana personelnya mengandalkan pelatihan dan pengalaman untuk meredakan situasi genting yang mengancam keselamatan pihak yang dilindungi serta warga AS lainnya. "Insiden ini mencerminkan lingkungan dengan tingkat ancaman yang meningkat, serta masih banyak individu bersenjata yang 'tertarik' untuk mendatangi kompleks Gedung Putih," ujarnya.

Dinas Rahasia juga mengakui bahwa Gedung Putih telah menjadi sasaran insiden yang melibatkan masalah kesehatan mental. Mereka menyebut Gedung Putih dan institusi kepresidenan dapat menjadi titik fokus bagi individu yang mengalami masalah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User