Tiga Tahun Serangan Israel di Gaza, Massa di New York hingga Pakistan Turun ke Jalan Serukan Free Palestine
Ratusan demonstran di New York, Meksiko, Kolombia, dan Pakistan menggelar aksi solidaritas memperingati tiga tahun serangan Israel di Jalur Gaza. Mereka mengenakan keffiyeh, membentangkan spanduk, dan meneriakkan Free Palestine. Serangan 7 Oktober 2023 disebut sebagai hari paling mematikan dalam sejarah Israel, dengan lebih dari 74 ribu orang tewas di Gaza dan sedikitnya 1.400 orang tewas dalam setahun terakhir sejak gencatan senjata yang dimediasi AS.
Aksi solidaritas untuk Palestina kembali bergema di berbagai belahan dunia. Ratusan demonstran turun ke jalan di New York, Meksiko, Kolombia, dan Pakistan guna memperingati tiga tahun serangan Israel di Jalur Gaza. Mereka menyuarakan dukungan terhadap Palestina dengan meneriakkan "Free Palestine".
Dalam aksi tersebut, para demonstran tampak mengenakan keffiyeh, syal khas Palestina. Mereka juga membentangkan spanduk sebagai bentuk protes dan solidaritas terhadap warga Gaza. Aksi ini menjadi salah satu bentuk peringatan atas konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun.
Serangan yang terjadi pada 7 Oktober 2023 lalu disebut sebagai hari paling mematikan dalam sejarah Israel. Peristiwa itu memicu rangkaian konflik berkepanjangan di Jalur Gaza. Hingga kini, dampak dari serangan tersebut masih terus dirasakan oleh warga Palestina.
Menurut data yang dihimpun, pengeboman dan operasi darat di Gaza telah menewaskan lebih dari 74 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan besarnya korban jiwa akibat konflik yang berkepanjangan. Selain itu, sedikitnya 1.400 orang tewas dalam setahun terakhir sejak gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.
Aksi demonstrasi di empat negara ini menegaskan bahwa isu Palestina masih menjadi perhatian internasional. Seruan "Free Palestine" yang diteriakkan para demonstran menggambarkan tuntutan agar konflik segera berakhir. Mereka menuntut perhatian dunia terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Peringatan tiga tahun serangan Israel ini juga menjadi momen refleksi bagi banyak pihak. Berbagai organisasi dan individu di berbagai negara terus menyuarakan perdamaian. Mereka berharap agar kekerasan di Gaza segera dihentikan dan solusi damai dapat terwujud.
Dengan aksi di New York, Meksiko, Kolombia, dan Pakistan, solidaritas global untuk Palestina semakin terlihat. Demonstrasi ini menjadi bukti bahwa isu kemanusiaan di Gaza tetap menjadi sorotan dunia. Seruan perdamaian dan keadilan bagi Palestina terus dikumandangkan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)