Tanoto Foundation Buka Kompetisi Jurnalistik Pendidikan 2026, Total Dana Rp100 Juta Menanti 20 Proposal Terbaik

Tanoto Foundation kembali membuka Kompetisi Karya Jurnalistik Pendidikan 2026 bagi jurnalis di seluruh Indonesia hingga 9 November 2026. Sebanyak 20 proposal terpilih akan memperoleh dukungan pendanaan total Rp100 juta untuk liputan mendalam bertema pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan tinggi, dengan tiga karya terbaik mendapat penghargaan tambahan.

Oct 22, 2026 - 04:01
Updated: 11 hours ago
0
Tanoto Foundation Buka Kompetisi Jurnalistik Pendidikan 2026, Total Dana Rp100 Juta Menanti 20 Proposal Terbaik
Tanoto Foundation Buka Kompetisi Jurnalistik Pendidikan 2026, Total Dana Rp100 Juta Menanti 20 Proposal Terbaik

Tanoto Foundation kembali menggelar Kompetisi Karya Jurnalistik Pendidikan 2026 bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal dibuka hingga 9 November 2026 pukul 23.59 WIB, dengan total dukungan pendanaan Rp100 juta yang disiapkan untuk 20 proposal terpilih.

Melalui kompetisi tahunan ini, Tanoto Foundation ingin mendorong agar isu pendidikan mendapat perhatian publik yang lebih luas. Liputan yang dihasilkan diharapkan berbasis fakta, mendalam, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga pemahaman publik terhadap tantangan pendidikan ikut terbuka dan diskusi konstruktif untuk perbaikan dapat tumbuh.

External Communications Lead Tanoto Foundation, Patrick Hutajulu, menilai isu pendidikan selama ini cenderung hanya diberitakan saat ada kebijakan baru atau ketika masalah muncul. Padahal, menurutnya, masyarakat perlu memahami bagaimana kebijakan dan program pendidikan dijalankan, tantangan di lapangan, serta dampaknya bagi anak, guru, dan keluarga.

"Melalui kompetisi ini, kami ingin mendukung jurnalis menghasilkan liputan yang mendalam, berbasis fakta, serta inspiratif, sehingga publik mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang persoalan pendidikan dan ruang diskusi untuk mendorong perbaikan semakin terbuka," ujar Patrick.

Pada edisi kali ini, peserta dapat mengajukan proposal peliputan yang mencakup tiga tema utama, yakni Pengembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Tinggi. Setiap tema memiliki sejumlah subtema yang bisa menjadi acuan peserta dalam mengembangkan ide liputan sesuai isu dan konteks daerah masing-masing.

Dua puluh proposal yang lolos seleksi akan melanjutkan ke tahap peliputan dan publikasi. Proposal dinilai harus sesuai tema, orisinal, belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi atau beasiswa liputan lain, serta bebas dari unsur saduran, terjemahan, maupun plagiarisme. Proses peliputan juga wajib mengikuti Kode Etik Jurnalistik, dan karya yang dihasilkan harus dipublikasikan melalui media atau platform yang tercantum dalam proposal.

Kompetisi ini terbuka bagi jurnalis tetap maupun lepas yang aktif bekerja untuk media di Indonesia terdaftar di Dewan Pers, baik perorangan maupun grup. Peserta harus mampu menunjukkan bukti karya yang telah dipublikasikan di media massa cetak, digital, radio, atau televisi, serta memahami dan menerapkan Kode Etik Jurnalistik dan prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi pembekalan daring pada 23 Oktober, dilanjutkan pendaftaran dan pengumpulan proposal pada 23 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mengikuti pembekalan dengan mendaftar lebih dulu melalui bit.ly/2026KompetisiJurnalistikTF. Proposal terpilih diumumkan pada 10 November, kemudian proses peliputan dan publikasi berlangsung 10 November hingga 11 Desember, dan ditutup dengan pengumuman tiga karya terbaik pada 16 Desember. Informasi lengkap mengenai tema, subtema, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman www.tanotofoundation.org/kompetisijurnalistiktf2026/ atau tautan bit.ly/2026KompetisiJurnalistikTF.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User