Fabregas Sesalkan Instruksi Sendiri Usai Como Kebobolan Gol MU di Menit Akhir
Cesc Fabregas menyesali keputusannya meminta pemain Como menurunkan tempo saat sudah unggul 4-0 atas Manchester United. Akibat instruksi itu, gawang Como kebobolan gol Joshua Zirkzee pada menit 90+1 sehingga peluang clean sheet hilang. Fabregas mengakui kesalahan sepenuhnya dan menyebut sikapnya itu bertentangan dengan mentalitas yang biasa ia tanamkan.
Cesc Fabregas mengungkapkan penyesalan setelah gawang Como 1907 kebobolan gol Manchester United pada laga ketiga Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10) dini hari WIB. Meski Como menang besar 4-1, gol Joshua Zirkzee pada menit 90+1 membuat peluang clean sheet sirna.
Kemenangan Como dibangun lewat brace Nico Paz pada menit 2 dan 57, lalu gol Douvikas di menit 49 serta Jacobo Ramon pada menit 76. Como sempat unggul 4-0 sebelum Zirkzee memperkecil kedudukan di masa injury time.
Fabregas menilai gol tersebut lahir dari instruksinya sendiri. Ia mengaku meminta para pemain menurunkan tempo pada menit-menit akhir karena mempertimbangkan jadwal pertandingan berikutnya.
"Sayalah yang meminta tim untuk menurunkan tempo karena ada pertandingan lain yang akan datang, dan saat unggul 4-0, kami pikir kami bisa sedikit mengatur situasi," ujar Fabregas, dikutip dari Businessupturn.
Instruksi itu ternyata berbuah penyesalan. Fabregas menyebut dirinya meminta pemain berhenti berlari dan tetap berada di tengah, sebuah keputusan yang ia sesali karena bertentangan dengan mentalitas yang selalu ia tanamkan.
"Saya meminta para pemain untuk berhenti berlari dan tetap berada di tengah. Itu adalah sesuatu yang saya sesali, karena sayalah orang pertama yang selalu mendorong mereka untuk terus berjuang sampai akhir, itulah mentalitas yang selalu saya tanamkan setiap hari," ucapnya.
Mantan pemain Arsenal itu juga menyoroti menurunnya intensitas dan longgarnya blok pertahanan Como pada akhir laga. Menurutnya, gol MU terjadi karena timnya tidak lagi tampil seagresif sebelumnya.
"Gol mereka membuat saya kecewa karena kami menurunkan intensitas dan melonggarkan blok pertahanan, tetapi itu sepenuhnya kesalahan saya," tutur Fabregas.
Setelah menghadapi Manchester United, Como akan bersiap melawan Sassuolo di Liga Italia. Fabregas berharap hasil melawan Sassuolo dapat memperbaiki posisi Como di klasemen Serie A sekaligus menjadi bahan evaluasi setelah insiden di menit akhir tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)