Suara Partai Arab Melonjak di Pemilu Israel, Ben Gvir Desak Shin Bet Lakukan Penangkapan

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menyerukan penangkapan para pemimpin partai Arab yang meraih suara signifikan dalam pemilu. Ia menuduh mereka menerima dana dari Qatar, klaim yang belum terbukti. Seruan ini muncul saat belum ada blok yang mencapai 61 kursi Knesset, sehingga partai Arab berpotensi menjadi penentu pembentukan koalisi.

Oct 29, 2026 - 12:02
Updated: 10 hours ago
0
Suara Partai Arab Melonjak di Pemilu Israel, Ben Gvir Desak Shin Bet Lakukan Penangkapan
Suara Partai Arab Melonjak di Pemilu Israel, Ben Gvir Desak Shin Bet Lakukan Penangkapan

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menyerukan penangkapan terhadap para pemimpin partai Arab Israel yang memperoleh suara signifikan dalam pemilihan umum pekan ini. Politikus dari kelompok sayap kanan itu menuduh mereka menerima pendanaan dari Qatar, meski tuduhan tersebut belum terbukti.

Ben Gvir mendesak badan keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet, untuk segera mengambil tindakan terhadap para pemimpin partai tersebut. Seruan itu ia sampaikan melalui platform X pada Kamis (29/10).

"Harus segera memerintahkan penangkapan terhadap para pemimpin partai Arab yang dicurigai terlibat dalam penerimaan dana dari Qatar," tulis Ben Gvir dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah klaim sejumlah menteri Israel yang menuduh partai-partai Arab menerima pendanaan dari Qatar. Hingga kini, tuduhan itu belum terbukti. Qatar sendiri merupakan negara kaya energi di kawasan Teluk yang memiliki jalur komunikasi dengan Hamas, kelompok Palestina yang berkonflik dengan Israel.

Seruan Ben Gvir juga datang pada momen krusial, ketika partai-partai Arab berpotensi memainkan peran penting dalam pembentukan pemerintahan baru Israel. Berdasarkan penghitungan sementara Komite Pemilu Pusat Israel pada Rabu (28/10), belum ada blok yang mencapai 61 kursi, jumlah minimum yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan mayoritas di parlemen Israel.

Baik blok yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun blok oposisi sama-sama gagal memperoleh suara mayoritas. Dalam sistem parlementer Israel, sebuah pemerintahan memerlukan dukungan setidaknya 61 dari 120 anggota Knesset.

Kondisi itu membuat perolehan suara pada pemilihan umum pekan ini menempatkan partai-partai Arab pada posisi strategis sebagai kingmaker atau penentu arah pembentukan koalisi pemerintahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User