Sopir Taksi Daring di Pamulang Alami Pembegalan, Pelaku Diringkus di Warung Kopi Rangkas Bitung
Pengemudi taksi daring Ahmad Andalusi menjadi korban penganiayaan dan pembegalan saat mengantar penumpang ke Pamulang, Tangerang Selatan. Ia mengalami sekitar 10 luka tusuk dan tiga luka bacok. Pelaku berinisial AA (21) ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Rangkas Bitung, Lebak, Banten.
Ahmad Andalusi, seorang pengemudi taksi daring, menceritakan pengalaman mengerikan yang dialaminya saat mengantar penumpang ke kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Insiden penganiayaan dan pembegalan itu bermula pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, ketika ia menerima pesanan dari titik jemput di kawasan Lampu Merah Ciledug menuju Jalan Bambu Apus, Segarsari, Pamulang.
Menurut Ahmad, pesanan tersebut masuk melalui aplikasi dengan penumpang seorang perempuan yang mengaku sebagai istri pelaku. Ia sempat menolak karena profil pemesan tidak sesuai, namun lantaran perempuan itu memohon dan mengaku kesulitan mendapatkan pengemudi, Ahmad akhirnya bersedia mengantar. Sepanjang perjalanan, situasi berlangsung kondusif. Pelaku yang diperkirakan berusia 21 tahun itu bahkan berbincang ramah dan mengaku pernah menjadi sesama pengemudi taksi daring.
Namun, setibanya di titik tujuan, pelaku meminta izin meninggalkan mobil sekitar 15 menit dengan alasan hendak mengambil uang tunai di rumah kontrakan. Begitu kembali ke mobil, pelaku langsung mengunci pintu, mencekik, memukul, dan menusuk Ahmad menggunakan pisau. Akibatnya, korban mengalami sekitar 10 luka tusuk dan tiga luka bacok di tubuh dan tangannya.
Ahmad mengaku sempat bertahan dan melakukan perlawanan dari dalam mobil selama hampir 30 menit. Namun, pelaku kemudian menendangnya hingga terlempar keluar dari kendaraan. Setelah berhasil menguasai mobil, ponsel, serta dompet korban, pelaku justru berupaya mengejar dan mengarahkan kendaraan untuk menabrak Ahmad yang berusaha melarikan diri.
"Dia mengejar menggunakan mobil saya dan berniat menabrak. Beruntung saya berhasil menghindar dengan membuang badan ke samping. Saat saya berteriak meminta pertolongan dan warga mulai keluar, pelaku langsung tancap gas melarikan diri," tutur Ahmad.
Ahmad menambahkan dirinya telah melaporkan insiden ini ke Polsek Pamulang dan mengapresiasi penanganan cepat dari aparat kepolisian serta bantuan warga sekitar. Kendaraan milik korban kini telah berhasil disita oleh kepolisian sebagai barang bukti.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya melalui Subdit Jatanras menangkap seorang pemuda berinisial AA (21), tersangka perampok atau pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap sopir taksi daring di Pamulang, Tangerang Selatan. "Tim Opsnal Subdit Jatanras bergerak cepat setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku berhasil kami amankan di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Rangkas Bitung, Lebak, Banten pada Kamis sore," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim di Jakarta, Jumat.
Penangkapan pelaku menjadi titik terang atas kasus pembegalan yang menimpa Ahmad Andalusi. Polisi masih mendalami kasus ini, sementara korban telah menerima penanganan medis atas luka-luka yang dideritanya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)