Resmi Diluncurkan! Program PLTS 100 GWp Siap Dorong Swasembada Energi, Ini Dampaknya

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali, dengan 14 proyek awal berkapasitas 5.300 MWp. PLN siap mendukung penuh akselerasi EBT, menargetkan penghematan subsidi Rp73,9 triliun per tahun, penurunan emisi 140 juta ton CO2, serta penciptaan 5,5 juta lapangan kerja.

Aug 30, 2026 - 03:46
Updated: 2 months ago
0
Resmi Diluncurkan! Program PLTS 100 GWp Siap Dorong Swasembada Energi, Ini Dampaknya
Resmi Diluncurkan! Program PLTS 100 GWp Siap Dorong Swasembada Energi, Ini Dampaknya

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di Gilimanuk, Bali, pada Selasa (25/8). Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum groundbreaking bagi sejumlah proyek yang diharapkan mampu mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Pada tahap awal, program ini mencakup 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.300 megawatt peak (MWp) yang tersebar di berbagai wilayah tanah air.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan energi surya merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian dan swasembada energi nasional. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan potensi energi terbarukan secara masif agar kebutuhan energi dalam negeri dapat dipenuhi dari sumber domestik sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. "Hari ini adalah hari yang penting, kita launching listrik dari tenaga surya 100 GW untuk bangsa Indonesia. Dengan program ini, kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri," ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa program PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mencari terobosan dalam mempercepat kedaulatan energi. Pengembangan energi surya akan dilakukan melalui berbagai skenario, mulai dari PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga PLTS untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Bahlil merinci delapan skenario utama yang mencakup eliminasi PLTU sebesar 12,48 GWp, pembangunan PLTS skala besar melalui RUPTL sebesar 30,97 GWp, PLTS terapung 10,72 GWp, PLTS atap 9,35 GWp, PLTS 3T 0,50 GWp, PLTS off-grid 4,36 GWp, PLTS nonatap untuk industri 7,49 GWp, serta demand creation sebesar 24,13 GWp.

Bahlil juga menyampaikan bahwa implementasi program ini berpotensi menurunkan emisi hingga 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon mencapai Rp6,31 triliun. Dari sisi ketenagakerjaan, program ini diproyeksikan menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja, terdiri dari 3,465 juta tenaga kerja konstruksi dan 2,053 juta tenaga kerja manufaktur. Selain itu, total investasi yang dibutuhkan mencapai sekitar 71,3 miliar dolar AS atau setara Rp1.140 triliun, dengan potensi efisiensi subsidi BBM sebesar Rp73,9 triliun setiap tahunnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penuh visi pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi dan hilirisasi. PLN siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pengembangan PLTS 100 GWp berjalan optimal. "PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan," ujarnya. Darmawan juga mengapresiasi dukungan pemerintah dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk keberhasilan program ini.

Khusus untuk Bali sebagai lokasi peluncuran, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan lima klaster PLTS dengan total kapasitas 1.000 MWp, didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh. Salah satu klaster di Gilimanuk akan memiliki kapasitas 300 MWp. Darmawan menambahkan bahwa transformasi energi bukan hanya soal mengganti sumber energi menjadi lebih bersih, tetapi juga menjadi fondasi untuk pemerataan pembangunan, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. "PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User