Rangkuman Kriminal Polda Metro Jaya: Mayat Terbungkus Kain di Jakbar hingga Lima Pelaku Tawuran Diciduk
Polisi mengungkap hasil visum mayat pria berinisial MF (24) yang ditemukan terbungkus kain hitam di kamar indekosnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tanpa tanda kekerasan. Di waktu yang sama, tim patroli gabungan Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku tawuran dan menyita sembilan celurit di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, setelah aduan masyarakat.
Sejumlah peristiwa kriminal yang ditangani jajaran Polda Metro Jaya pada Minggu (11/10) menyita perhatian publik. Dua di antaranya adalah penemuan mayat pria terbungkus kain di Jakarta Barat dan penangkapan lima pelaku tawuran di Jakarta Timur.
Mayat pria berinisial MF (24) ditemukan dalam kondisi terbungkus semacam kain berwarna hitam di dalam kamar indekosnya di Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (8/10) lalu. Polisi pun mengungkap hasil visum yang dilakukan di RS Polri.
"Sudah divisum RS Polri. Hasil, tidak ada kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia," ujar Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.
Dari penelusuran kronologi, kakak korban, Fani, menyebut korban sempat berkomunikasi melalui telepon seluler dua hari sebelum ditemukan meninggal, tepatnya pada Selasa (6/10). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, di lokasi berbeda, Tim patroli gabungan Polda Metro Jaya mengamankan lima orang pelaku tawuran beserta barang bukti sembilan celurit di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari. Penangkapan ini berawal dari aduan masyarakat yang diterima petugas pada pukul 02.10 WIB.
"Penindakan kilat ini berawal dari aduan masyarakat yang diterima petugas pada pukul 02.10 WIB," kata Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto di Jakarta, Minggu.
Lima pelaku yang diamankan kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Polisi juga masih mendalami peran masing-masing pelaku serta asal-usul senjata tajam yang digunakan dalam aksi tawuran tersebut.
Kedua kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif memberikan informasi jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)