Aparat Gabungan Ringkus 24 Orang di Kampung Ambon dan Boncos, 16 Ditangkap di Satu Lokasi

Aparat gabungan menangkap 24 orang dalam operasi penindakan dugaan peredaran narkotika di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat. Sebanyak 16 orang diamankan di Kampung Ambon dan delapan lainnya di Kampung Boncos. Petugas menemukan lapak, tempat kos, hingga motor yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika.

Oct 09, 2026 - 08:02
Updated: 8 hours ago
0 0
Aparat Gabungan Ringkus 24 Orang di Kampung Ambon dan Boncos, 16 Ditangkap di Satu Lokasi
Aparat Gabungan Ringkus 24 Orang di Kampung Ambon dan Boncos, 16 Ditangkap di Satu Lokasi

Aparat gabungan dari sejumlah instansi menangkap 24 orang yang diduga terlibat peredaran narkotika di kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat. Dari jumlah tersebut, 16 orang diamankan di Kampung Ambon, sementara delapan orang lainnya ditangkap di Kampung Boncos.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menyatakan operasi ini melibatkan personel dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Seluruh pihak yang ditangkap langsung menjalani pemeriksaan intensif.

"Mereka juga diwajibkan mengikuti tes urin untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh mereka," ujar Bismo dalam keterangannya di Jakarta.

Dalam penyisiran, petugas menemukan sejumlah sarana yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Temuan itu meliputi lapak, tempat kos, hingga kendaraan bermotor.

"Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya," kata Bismo.

Bismo menegaskan penanganan kawasan rawan narkoba tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis. Kepolisian turut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Tenaga Kerja untuk mengupayakan dukungan program ketenagakerjaan bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan penanganan kawasan rawan narkotika akan dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Menurutnya, penindakan diperkuat dengan langkah preventif, edukasi, pemulihan, serta pemberdayaan masyarakat agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Sebagai tindak lanjut, aparat gabungan akan memfokuskan perhatian pada patroli preventif, edukasi masyarakat, dan program pemulihan trauma atau trauma healing. Polres Metro Jakarta Barat juga tengah menyiapkan posko khusus untuk mendukung koordinasi dan memantau situasi keamanan serta ketertiban di kawasan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User