Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Sungai Limo, Polisi Duga Terkait Kasus Mutilasi

Polisi menyelidiki penemuan potongan kaki manusia di Sungai Limo, Depok, yang diduga terkait kasus mutilasi. Potongan tubuh dievakuasi ke RS Polri untuk pemeriksaan forensik. Temuan ini memperkuat dugaan keterkaitan dengan kasus pembunuhan Kunaefi yang pelakunya berinisial SA.

Aug 27, 2026 - 02:35
Updated: 2 months ago
0
Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Sungai Limo, Polisi Duga Terkait Kasus Mutilasi
Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Sungai Limo, Polisi Duga Terkait Kasus Mutilasi

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah menyelidiki penemuan potongan tubuh yang diduga kaki manusia di aliran Sungai Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Potongan tubuh tersebut ditemukan pada Rabu (19/8) oleh dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo saat melakukan pembersihan rutin di area sungai.

Ketua Tim Khusus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan petugas SDA langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. "Petugas SDA sedang pembersihan di sungai, kemudian ditemukan ada potongan tubuh bagian diduga kaki. Dari petugas tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Setelah menerima laporan, tim gabungan bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik. Pemeriksaan medis dilakukan untuk memastikan keabsahan temuan serta menguji keterkaitannya dengan dugaan kasus mutilasi sebelumnya.

Aliran Sungai Limo diketahui tersambung dengan sistem aliran Kali Licin. Breggy menegaskan, "Kami mengirimkan potongan tubuh tersebut ke forensik Kramat Jati untuk pendalaman lebih lanjut, untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu."

Penemuan ini berkaitan dengan kasus mutilasi yang masih dalam proses pencarian potongan tubuh korban. Sebelumnya, polisi masih mencari potongan kaki korban mutilasi yang sebagian tubuhnya ditemukan di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, menyatakan tim gabungan terus berupaya mencari potongan badan bagian bawah dan dua kaki yang dibuang oleh tersangka.

Iman juga membeberkan dua kendala utama dalam pencarian, yaitu titik pasti tersangka membuang potongan tubuh dan aliran air yang dapat membawa potongan tersebut terbawa arus. "Masalah titik kepastian pelaku membuangnya di mana awalnya. Kemudian, ada aliran air juga yang bisa cukup untuk membawa potongan itu terbawa arus, sehingga kami harus menelusuri aliran sungai," tuturnya.

Terkait durasi pencarian, pihaknya harus mengatur ritme tim pencarian demi efektivitas. "Tentunya, tim dari K9 dan tim kami juga harus diatur supaya kami tetap bisa bertahan sampai dengan kami menemukan potongan tersisa yang belum ditemukan tersebut," pungkas Iman.

Kasus mutilasi ini terungkap setelah pelaku berinisial SA (26) dibekuk oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Korban diketahui bernama Kunaefi (51), warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengungkapkan korban diduga dibunuh oleh SA. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan forensik untuk memastikan keterkaitan temuan potongan kaki dengan kasus tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User