Pentagon Revisi Data Korban Perang Lawan Iran, Total Tentara AS Tewas Kini 21 Orang

Pentagon mengakui total tentara AS yang tewas selama perang melawan Iran bertambah menjadi 21 orang, dari sebelumnya 19. Dua korban tambahan adalah Mayor Sorffly Davius yang tewas di Kuwait dan satu tentara yang meninggal karena bunuh diri. Pentagon menambahkan kategori pending adjudication tanpa merinci alasan perubahan data.

Oct 12, 2026 - 12:02
Updated: 19 hours ago
0 0
Pentagon Revisi Data Korban Perang Lawan Iran, Total Tentara AS Tewas Kini 21 Orang
Pentagon Revisi Data Korban Perang Lawan Iran, Total Tentara AS Tewas Kini 21 Orang

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) memperbarui jumlah tentara yang tewas selama perang melawan Iran menjadi 21 orang. Sebelumnya, Sistem Analisis Korban Pertahanan mencatat 19 tentara tewas, namun dua kematian baru ditambahkan ke dalam daftar tersebut.

Pentagon tidak mengungkap alasan di balik perubahan data itu. Mereka hanya menambahkan kategori pending adjudication atau menunggu keputusan untuk catatan yang masih dalam proses peninjauan. Meski demikian, Pentagon menegaskan komitmennya terhadap pencatatan yang transparan dan akurat atas semua korban jiwa anggota Angkatan Bersenjata.

Media AS The Washington Post melaporkan bahwa dua korban tambahan tersebut adalah Mayor Sorffly Davius, anggota Garda Nasional Angkatan Darat, yang tewas dalam serangan di Kuwait pada 6 Maret. Satu korban lainnya tidak disebutkan identitasnya dan meninggal karena bunuh diri.

Laporan terbaru juga menunjukkan sebanyak 865 tentara selama operasi tersebut. Secara terpisah, militer mengonfirmasi kematian tentara lain dalam kecelakaan latihan yang dilaporkan tidak terkait konflik Iran. Tentara tersebut adalah Devin A Seibel yang meninggal pada Mei di Irak.

Koreksi Pentagon soal data korban disambut baik oleh anggota Partai Demokrat. Adam Smith menyatakan tidak ada alasan untuk kesalahan sebesar ini.

Amerika Serikat dan sekutu dekatnya, Israel, menggempur habis-habisan Iran pada akhir Februari. Sejak saat itu, mereka terus berperang hingga kini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User