Pemilu Sela AS 3 November Jadi Ujian Berat Trump, 435 Kursi DPR Dipertaruhkan

Pemilu sela Amerika Serikat pada 3 November mendatang akan memperebutkan 435 kursi DPR, 35 kursi Senat, dan 39 kursi gubernur. Hasilnya menjadi ujian besar bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik yang saat ini menguasai mayoritas, di tengah tingkat kepuasan publik terhadap Trump yang hanya 32 persen menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos.

Nov 02, 2026 - 00:02
Updated: 1 day ago
0
Pemilu Sela AS 3 November Jadi Ujian Berat Trump, 435 Kursi DPR Dipertaruhkan
Pemilu Sela AS 3 November Jadi Ujian Berat Trump, 435 Kursi DPR Dipertaruhkan

Pemilu sela Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November mendatang menjadi momen krusial bagi pemerintahan Presiden Donald Trump. Sebanyak 435 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 35 dari 100 kursi Senat, serta 39 kursi gubernur akan diperebutkan dalam kontestasi yang menentukan arah kekuasaan di Washington.

Saat ini Partai Republik yang mendukung Trump masih menguasai mayoritas di DPR dengan 218 kursi dan Senat dengan 53 kursi, sementara sisanya dipegang Partai Demokrat. Pemilu paruh waktu ini disebut sebagai ujian besar bagi dua partai politik yang tengah berada dalam masa transisi, sekaligus menjadi penentu agenda masa jabatan kedua Trump.

Hasil pemilu sela akan membentuk keseimbangan kekuasaan di Washington. Selain memengaruhi kemampuan pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan, hasil ini juga menentukan seberapa besar pengaruh yang dimiliki anggota parlemen oposisi serta risiko politik yang menyertainya.

Posisi Partai Republik berpotensi tergeser apabila Partai Demokrat meraih banyak suara. Hal ini tidak terlepas dari tingkat kepuasan publik terhadap Trump yang mencapai titik terendah dalam sejarah karier politiknya. Jajak pendapat Reuters/Ipsos mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Trump hanya sebesar 32 persen.

Penurunan kepuasan publik tersebut didorong oleh kekecewaan yang meluas terkait penanganan masalah biaya hidup serta perang melawan Iran. Hanya 17 persen responden yang menyetujui kebijakan Trump soal biaya hidup, dan isu ini tampaknya akan menentukan arah pemilu sela saat Partai Republik berupaya mempertahankan keunggulan tipis di Kongres.

Survei daring terhadap 1.277 orang dewasa itu juga menunjukkan penurunan tajam dukungan terhadap Trump di kalangan Partai Republik. Sementara jajak pendapat NBC News mencatat 52 persen calon pemilih lebih memilih DPR AS dikendalikan Partai Demokrat, sedangkan 43 persen memilih Partai Republik.

Analisis NBC News Decision Desk berdasarkan tiga indikator lingkungan politik nasional memperkirakan kursi DPR akan jatuh ke tangan Partai Demokrat, dengan potensi penambahan mulai dari beberapa kursi hingga puluhan kursi. Meski demikian, Partai Republik masih memiliki peluang mempertahankan posisi berkat peta distrik yang lebih menguntungkan lewat upaya redistribusi wilayah yang didukung Trump.

Sebagian besar kursi yang dipegang Partai Republik berada di distrik-distrik yang dimenangkan Trump dengan selisih dua digit pada 2024. Kondisi ini membuat Partai Demokrat harus menjangkau lebih jauh ke negara bagian dan distrik yang dikuasai Trump untuk meraih kemenangan besar.

Kendati pemilu kali ini lebih bersifat nasional dibandingkan masa lalu, hasil suara di setiap distrik tidak akan sepenuhnya selaras dengan tren nasional. Karakteristik masing-masing distrik, isu yang menjadi perhatian pemilih setempat, serta sosok kandidat tetap menjadi faktor penting yang menentukan pemenang, dan status petahana masih dapat menjadi keuntungan besar bagi mereka yang ingin terpilih kembali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User