Mentan Amran Sebut Pangan RI Relatif Aman, Cadangan Beras Capai 25 Juta Ton

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kondisi pangan Indonesia relatif aman di tengah ketegangan geopolitik dan ancaman krisis pangan global. Dengan cadangan beras Bulog sekitar 4,5 juta ton, potensi standing crop 10 juta ton, dan stok horeka 10 juta ton, total ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton, jauh di atas kebutuhan 2,5 juta ton per bulan.

Nov 02, 2026 - 00:02
Updated: 1 day ago
0
Mentan Amran Sebut Pangan RI Relatif Aman, Cadangan Beras Capai 25 Juta Ton
Mentan Amran Sebut Pangan RI Relatif Aman, Cadangan Beras Capai 25 Juta Ton

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kondisi pangan Indonesia saat ini relatif aman meskipun dunia tengah dilanda ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan produksi dalam negeri serta cadangan beras yang memadai untuk menghadapi berbagai gejolak.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan, dan gangguan rantai pasok, kondisi pangan Indonesia relatif aman. Kita punya produksi dalam negeri, punya cadangan, dan terus memperkuat kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ini yang harus kita jaga," ujar Amran dalam keterangan resmi, Minggu (1/11).

Amran memaparkan sejumlah modal kuat yang dimiliki Indonesia. Cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog mencapai sekitar 4,5 juta ton per Kamis (26/10). Selain itu, terdapat potensi sekitar 10 juta ton beras dari standing crop atau tanaman padi yang siap panen, serta sekitar 10 juta ton stok yang tersimpan di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka).

Dengan demikian, total ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai sekitar 25 juta ton. Sementara kebutuhan nasional hanya sekitar 2,5 juta ton per bulan. "Totalnya berkisar sekitar 25 juta ton. Sementara kebutuhan kita sekitar 2,5 juta ton per bulan. Artinya, ketersediaan kita sangat kuat. Ini yang membuat kita lebih siap menghadapi berbagai gejolak global," ungkapnya.

Capaian ini disebut Amran sebagai hasil kerja keras petani, dukungan pemerintah, serta kebijakan strategis dalam memperkuat produksi dan mewujudkan kemandirian pangan nasional. Swasembada beras tanpa impor menjadi fondasi penting agar Indonesia tidak bergantung pada pasokan dari negara lain.

"Kita tidak boleh bergantung pada negara lain untuk urusan pangan. Bayangkan kalau terjadi konflik besar, jalur perdagangan terganggu, negara-negara menahan ekspornya, sementara kita masih bergantung pada impor. Risikonya sangat besar. Karena itu, swasembada adalah kekuatan dan perlindungan bagi bangsa," tegas Amran.

Untuk menjaga keberlanjutan produksi, Kementerian Pertanian terus memperkuat program strategis seperti optimalisasi lahan, pompanisasi, perbaikan jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, hingga peningkatan produktivitas pertanian. Langkah antisipasi juga dilakukan menghadapi ancaman perubahan iklim dan potensi kekeringan.

Amran menekankan pentingnya perlindungan terhadap petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. "Alhamdulillah, kita patut bersyukur pangan Indonesia aman. Tapi kita tidak boleh berpuas diri. Produksi harus terus ditingkatkan, cadangan diperkuat, dan petani dilindungi. Ada keringat petani dan ada negara yang hadir," tandasnya.

Di sisi lain, kekhawatiran akan krisis pangan juga melanda banyak negara. Sedikitnya 33 negara mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menyiapkan persediaan kebutuhan dasar di rumah, seperti makanan tahan lama, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan darurat. Sejumlah negara merekomendasikan stok minimal untuk 72 jam. Inggris dan Jepang termasuk yang memperkuat imbauan tersebut, dengan Jepang menyarankan persediaan hingga satu minggu jika memungkinkan. Langkah ini merupakan antisipasi terhadap risiko konflik geopolitik, bencana alam, cuaca ekstrem, serangan siber, hingga terhambatnya rantai pasok.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User