Paris Memanas Jelang French Open 2026, Tim Badminton Indonesia Diminta Waspada dan Hindari Titik Demo
Tim badminton Indonesia tetap waspada meski situasi Paris memanas akibat demonstrasi jelang French Open 2026. Manajer tim Eng Hian memastikan seluruh anggota tim tiba dengan aman, berlatih fokus, dan menjalankan imbauan KBRI untuk menghindari pusat keramaian serta titik kumpul pendemo. Indonesia mengirim 14 wakil ke turnamen yang berlangsung di Arena Grand Paris pada 20-25 Oktober.
Tim badminton Indonesia menaruh perhatian serius pada kondisi keamanan di Paris menjelang bergulirnya French Open 2026. Kota tersebut tengah memanas akibat demonstrasi besar yang disertai sejumlah kericuhan, sehingga kewaspadaan tim Merah-Putih pun ditingkatkan.
Manajer tim, Eng Hian, memastikan bahwa seluruh anggota tim telah tiba di Paris dengan aman dan selamat. Menurutnya, para pemain sudah menjalani latihan di arena pada Senin pagi dan kini fokus penuh menyiapkan diri untuk turnamen.
"Tim bulutangkis Indonesia sudah tiba di Paris dengan aman dan selamat. Tadi pagi sudah berlatih di arena dan fokusnya penuh ke turnamen French Open," ujar Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI, Senin (19/10).
Meski demikian, Eng Hian menegaskan bahwa pemantauan terhadap situasi di lapangan terus dilakukan. Tim juga menjalin komunikasi intens dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memastikan kondisi tetap kondusif.
"Kami terus memantau situasi dan kondisi yang ada di Paris dan menjalin komunikasi yang intens dengan KBRI. Puji Tuhan sampai saat ini masih kondusif," tambahnya.
Eng Hian lantas menekankan agar seluruh anggota tim menaati imbauan KBRI tanpa terkecuali. Imbauan tersebut mencakup kewaspadaan di mana pun berada, terus memperbarui informasi, serta tidak mendatangi pusat keramaian dan titik kumpul pendemo, termasuk kawasan wisata.
"Imbauan dari KBRI adalah tetap waspada dimanapun berada, terus mengupdate berita dan informasi serta tidak mendatangi tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian dan titik kumpul pendemo termasuk kawasan wisata atau turis," kata Eng Hian.
"Untuk keselamatan semua, saya menegaskan kepada anggota tim agar imbauan ini diperhatikan dan dijalankan," lanjutnya.
Di sisi lain, kekuatan tim Indonesia dipastikan bertambah dengan kembalinya Leo/Daniel yang sebelumnya absen di Denmark Open pekan lalu. Cedera siku yang dialami Daniel dilaporkan sudah membaik sehingga ia siap tampil.
French Open 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Arena Grand Paris pada 20-25 Oktober. Tim Indonesia sudah berada di Paris sejak Minggu (18/10), kecuali Fajar/Fikri yang baru tiba pada Senin (19/10).
Indonesia mengirimkan 14 wakil ke turnamen ini, terdiri dari tiga tunggal putra, satu tunggal putri, lima ganda putra, tiga ganda putri, dan dua ganda campuran.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)