Netanyahu Sebut Gulingkan Rezim Iran Jadi Satu-satunya Jalan Akhiri Ancaman

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan penggulingan rezim Iran sebagai satu-satunya cara menghilangkan ancaman. Dalam kampanye di Dimona, ia mengklaim Iran terus berupaya memproduksi bom nuklir dan telah menginstruksikan misi tersebut kepada militer serta Mossad. Pernyataan ini muncul menjelang pemilu Israel 27 Oktober di tengah elektabilitasnya yang merosot.

Oct 22, 2026 - 12:02
Updated: 15 hours ago
0
Netanyahu Sebut Gulingkan Rezim Iran Jadi Satu-satunya Jalan Akhiri Ancaman
Netanyahu Sebut Gulingkan Rezim Iran Jadi Satu-satunya Jalan Akhiri Ancaman

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai penggulingan rezim Iran merupakan satu-satunya jalan untuk menghilangkan ancaman terhadap negaranya. Pernyataan itu disampaikannya dalam acara kampanye di Dimona pada Rabu (21/10), dengan menyebut Iran sebagai ancaman terbesar yang dihadapi Israel selama ini.

Netanyahu menegaskan bahwa Iran memiliki keinginan menghancurkan Israel, namun upaya tersebut berhasil dihentikan. Menurutnya, Iran juga berambisi memproduksi bom nuklir, tetapi kembali digagalkan. Meski demikian, ia menilai Teheran terus melakukan berbagai tindakan yang mengancam.

"Oleh sebab itu, hanya ada satu cara untuk mengakhiri ini, yaitu menggulingkan rezim tersebut," ujar Netanyahu, seperti dikutip AFP.

Ia mengaku telah menginstruksikan misi penggulingan rezim Iran kepada Pasukan Pertahanan Israel, Mossad, serta seluruh cabang keamanan Israel. Namun, Netanyahu tidak merinci bagaimana dan kapan arahan tersebut akan dilaksanakan.

Pernyataan itu muncul bersamaan dengan laporan Financial Times pada Rabu yang menyebut Netanyahu sempat memerintahkan militer Israel untuk kembali melancarkan serangan ke Iran pada awal bulan ini. Rencana tersebut dikabarkan ditentang Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump disebut tidak ingin terlibat dalam perang menjelang pemilu paruh waktu AS yang dijadwalkan bulan depan. Sikap tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika rencana serangan Israel terhadap Iran.

Sementara itu, pernyataan Netanyahu ini dilontarkan menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober yang akan menentukan pemerintahan baru. Sejumlah jajak pendapat terbaru menunjukkan elektabilitas Netanyahu dan partainya merosot.

Penurunan elektabilitas itu terutama dipicu kegagalan pemerintah mengantisipasi serangan Hamas pada 2023 serta keputusan pemerintah mengecualikan wajib militer bagi kaum ultra-Ortodoks. Kondisi tersebut membuat pernyataan tegas terhadap Iran menjadi bagian dari upaya Netanyahu menarik dukungan menjelang pemilu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User