Mahasiswa Albania Serbu dan Bakar Tiga Gedung Kementerian, Desak PM Edi Rama Mundur

Aksi protes mahasiswa di Tirana, Albania, berujung ricuh pada Rabu (14/10). Massa menyerbu dan membakar gedung Kementerian Pendidikan, Keuangan, serta Kehakiman. Mereka menuntut Perdana Menteri Edi Rama mundur terkait isu korupsi dan kenaikan biaya pendidikan. Polisi antihuru-hara membubarkan massa dengan meriam air, sementara pengunjuk rasa melempar batu, suar, dan kembang api. Kerusuhan ini menyusul gelombang demonstrasi mahasiswa di sejumlah negara Eropa.

Oct 15, 2026 - 20:02
Updated: 11 hours ago
0 0
Mahasiswa Albania Serbu dan Bakar Tiga Gedung Kementerian, Desak PM Edi Rama Mundur
Mahasiswa Albania Serbu dan Bakar Tiga Gedung Kementerian, Desak PM Edi Rama Mundur

Gelombang unjuk rasa mahasiswa di Tirana, Albania, berubah menjadi kerusuhan pada Rabu (14/10). Massa menyerbu sejumlah gedung pemerintah dan membakar tiga kementerian sekaligus, yakni Kementerian Pendidikan, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Kehakiman.

Aksi tersebut dipicu oleh kemarahan mahasiswa terhadap kenaikan biaya pendidikan serta persoalan korupsi yang dinilai kian meresahkan di negara itu. Dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa mendesak Perdana Menteri Edi Rama untuk mundur dari jabatannya.

Situasi semakin memanas ketika polisi antihuru-hara dikerahkan untuk membubarkan massa. Aparat menggunakan meriam air atau water cannon guna memukul mundur para demonstran yang memadati area gedung pemerintah.

Massa tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan melemparkan batu, suar, dan kembang api ke arah petugas, menciptakan bentrokan yang berlangsung di tengah kota Tirana.

Kerusuhan di Albania ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi mahasiswa yang sebelumnya melanda sejumlah negara Eropa. Aksi serupa menunjukkan adanya tren protes mahasiswa yang meluas di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun kerugian material akibat pembakaran gedung-gedung kementerian tersebut. Situasi keamanan di Tirana masih menjadi perhatian setelah bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User