Hujan Deras Lumpuhkan Istanbul, Mobil Terseret Arus dan Kemacetan Nyaris 90 Persen

Hujan deras yang mengguyur Istanbul, Turki, sejak Selasa (13/10) memicu banjir bandang di sejumlah wilayah. Rumah, tempat usaha, jalan raya, hingga terowongan terendam. Sejumlah mobil terseret arus dan kemacetan sempat mendekati 90 persen. AKOM mengerahkan 8.392 personel, sementara kegiatan belajar mengajar ditangguhkan sehari dan sepeda motor dilarang melintas selama cuaca buruk.

Oct 15, 2026 - 16:02
Updated: 16 hours ago
0 0
Hujan Deras Lumpuhkan Istanbul, Mobil Terseret Arus dan Kemacetan Nyaris 90 Persen
Hujan Deras Lumpuhkan Istanbul, Mobil Terseret Arus dan Kemacetan Nyaris 90 Persen

Hujan deras yang mengguyur Istanbul, Turki, sejak Selasa (13/10) memicu banjir bandang di sejumlah wilayah pada Rabu (14/10). Air menggenangi rumah, tempat usaha, jalan raya, hingga terowongan bawah tanah. Sejumlah kendaraan terjebak, dan beberapa mobil yang terparkir dilaporkan terseret arus banjir.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah mobil tersapu arus di beberapa lingkungan. Banjir juga merendam berbagai fasilitas umum. Koridor Rumah Sakit Negara Mimar Sinan di distrik Buyukcekmece terendam air, bahkan air terlihat merembes dari pintu lift yang tertutup. Di distrik Sarıyer, air menetes dari langit-langit Stasiun Metro Hacıosman, sementara di Sultangazi, dinding penahan di dekat sebuah sekolah dilaporkan runtuh akibat hujan deras.

Dampak banjir turut melumpuhkan lalu lintas. Di kawasan industri Haramidere, Esenyurt, air memasuki beberapa tempat kerja. Sejumlah kendaraan terjebak di jalanan tergenang di kawasan İkitelli, Başakşehir. Terowongan di kawasan Cebeci, Sultangazi, juga terendam hingga menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas.

Di Beykoz, pengemudi kesulitan melewati jalanan yang tergenang, termasuk di kawasan Tokatköy dan rute Akbaba-Dereseki. Genangan di kawasan İstinye memperlambat laju kendaraan dan menyulitkan pejalan kaki menyeberang. Di Sultangazi, halte bus dipadati warga yang mencari tempat berlindung, sementara perjalanan siswa ikut terganggu.

Pemerintah Kota Istanbul menyatakan tingkat kemacetan sempat mencapai 72 persen di seluruh kota. Kemacetan di sisi Asia mencapai 83 persen, sedangkan sisi Eropa 67 persen. Laporan berikutnya menyebut tingkat kemacetan mendekati 90 persen.

Pusat Koordinasi Bencana Kota Istanbul (AKOM) mengerahkan 8.392 personel serta 2.246 kendaraan dan alat berat untuk menangani dampak banjir. Petugas juga menerima dan menangani 1.901 laporan terkait kondisi cuaca dan genangan air.

AKOM menjelaskan hujan deras dipicu pertemuan udara dingin dari kawasan Balkan dan sistem cuaca pembawa hujan yang bergerak dari Mediterania Tengah. Hujan mulai turun sejak Selasa (13/10) dan semakin intensif pada malam hari.

Kantor Gubernur Istanbul mengumumkan penangguhan kegiatan belajar mengajar selama satu hari pada Kamis (15/10). Selain itu, sepeda motor dilarang melintas di jalan raya selama kondisi cuaca buruk berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User