Janice Tjen Tumbang di 16 Besar Wuhan Open, Mimpi Perempat Final WTA 1000 Harus Ditunda
Petenis Indonesia Janice Tjen gagal melaju ke perempat final Wuhan Open 2026 setelah kalah dua set langsung dari Ann Li dengan skor 6-1 dan 7(7)-6(1). Kekalahan ini menghancurkan peluang Janice mencetak sejarah lolos ke perempat final WTA 1000 untuk pertama kalinya, sementara Ann Li justru mencatat sejarah baru bagi kariernya.
Petenis Indonesia Janice Tjen harus menghentikan langkahnya di babak 16 besar Wuhan Open 2026. Bermain di Dongfeng Voyah Center Court pada Kamis (15/10), Janice tak mampu membendung permainan impresif wakil Amerika Serikat, Ann Li, dan kalah dua set langsung 6-1, 7(7)-6(1).
Kekalahan ini membuat Janice gagal mewujudkan mimpi tampil di perempat final WTA 1000 untuk pertama kali dalam kariernya. Padahal, ia datang ke babak 16 besar dengan modal kemenangan meyakinkan atas Daria Snigur di putaran sebelumnya. Petenis berusia 24 tahun itu menang dua set langsung dengan skor 7-4 dan 6-3.
Namun, Ann Li tampil dalam performa terbaiknya. Sebelum menghadapi Janice, petenis peringkat 31 dunia itu sukses menyingkirkan unggulan pertama Aryna Sabalenka di babak 32 besar. Kemenangan mengejutkan tersebut membuat Ann Li tampil sangat percaya diri sepanjang pertandingan melawan Janice.
Dominasi Ann Li terlihat jelas di set pertama. Ia hanya memberikan satu gim kepada Janice dan menutup set dengan kemenangan 6-1. Janice sempat memberikan perlawanan sengit di set kedua hingga memaksa tie-break, tetapi Ann Li tetap terlalu kuat dan menutup pertandingan dengan kemenangan 7(7)-6(1).
Bagi Janice, hasil ini menjadi pukulan telak karena ia harus mengubur ambisinya mencetak sejarah di turnamen WTA 1000. Sementara itu, Ann Li justru menorehkan sejarah baru bagi kariernya. Sebelumnya, ia hanya mampu finis di babak 16 besar WTA 1000, dan kini ia melangkah ke perempat final Wuhan Open 2026 untuk pertama kalinya.
Kemenangan Ann Li atas Janice menegaskan statusnya sebagai salah satu petenis yang sedang on fire di Wuhan Open 2026. Setelah menumbangkan unggulan teratas, ia terus menunjukkan konsistensi dan mental bertanding yang kuat. Sementara Janice harus menerima kenyataan pahit bahwa perjalanannya di turnamen ini harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)