Erick Thohir Kumpulkan Dispora se-Indonesia, Fokus Pembinaan 21 Cabang Menuju Olimpiade
Menpora Erick Thohir mengumpulkan perwakilan Dispora se-Indonesia dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan di Jakarta. Forum ini membahas persiapan Olimpiade dengan fokus pembinaan 21 cabang olahraga unggulan sesuai DBON, serta mendorong pembangunan infrastruktur dan regulasi keolahragaan yang lebih kuat.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menggelar pertemuan dengan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dari seluruh Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (15/10).
Dalam forum itu, Erick menegaskan bahwa pembinaan olahraga nasional harus diarahkan pada target besar, yakni prestasi di Olimpiade. Ia menyebut Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) telah menetapkan 21 cabang olahraga unggulan yang perlu menjadi fokus bersama, termasuk di tingkat daerah.
"Kita sudah punya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dengan 21 cabang olahraga unggulan. Kita berharap seluruh daerah mulai fokus pembinaan pada 21 cabang olahraga tersebut. Tujuan kita adalah untuk meraih prestasi di Olimpiade," ujar Erick.
Erick menjelaskan alasan Olimpiade dijadikan muara pembinaan olahraga prestasi. Menurutnya, atlet yang berhasil di pesta olahraga terbesar dunia itu akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia. Ia mencontohkan, ketika publik membicarakan juara dunia bulu tangkis, nama juara Olimpiade juga selalu ikut diingat.
"Misalnya, ketika kita berbicara tentang juara dunia bulu tangkis, yang akan selalu diingat juga adalah siapa yang menjadi juara Olimpiade. Hal ini yang perlu kita samakan persepsinya," kata Erick.
Selain pembinaan atlet, Kemenpora menyoroti pentingnya pembangunan dan perawatan infrastruktur olahraga. Erick menyatakan hasil forum akan menjadi bahan untuk meramu undang-undang spesifik tentang keolahragaan, termasuk kaitannya dengan sarana penunjang pembinaan.
Ia menyoroti persoalan fasilitas olahraga yang kerap hanya berhenti pada rekomendasi Kemenpora tanpa ditindaklanjuti kementerian lain. Karena itu, ia mendorong adanya payung hukum yang lebih kuat agar pembangunan dan pemeliharaan sarana olahraga dapat berjalan lebih terarah.
"Misalnya, tadi kami membahas fasilitas olahraga. Nah, ini yang saya maksud, jangan sampai Kemenpora hanya memberikan rekomendasi, tetapi tidak ditindaklanjuti oleh kementerian lain," ucap Erick.
Lebih lanjut, Erick menyatakan pihaknya akan mendorong pembahasan undang-undang baru terkait olahraga dan kepemudaan di DPR. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk memajukan kepemudaan dan olahraga nasional.
"Nanti akan kita bahas lebih lanjut. Bahkan, kita akan mendorong pembahasan undang-undang baru terkait olahraga dan kepemudaan di DPR karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk kemajuan kepemudaan dan olahraga nasional," tambahnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)