Investasi Asing di Pariaman Masih Nol pada Semester I/2026, Ini Penyebabnya

Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Pariaman pada semester I/2026 tercatat nol rupiah. Keterbatasan lahan dan fasilitas penunjang seperti hotel berbintang menjadi kendala utama. Meski PMDN juga belum ada investasi baru, capaian investasi dalam negeri mencapai Rp58 miliar dari target Rp60 miliar.

Sep 06, 2026 - 23:37
Updated: 2 months ago
0
Investasi Asing di Pariaman Masih Nol pada Semester I/2026, Ini Penyebabnya
Investasi Asing di Pariaman Masih Nol pada Semester I/2026, Ini Penyebabnya

Kota Pariaman mencatatkan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar nol rupiah pada semester pertama tahun 2026. Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat menunjukkan bahwa Pariaman menjadi salah satu dari tiga daerah di provinsi tersebut yang belum menerima investasi asing, bersama Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto.

Secara keseluruhan, realisasi investasi di Sumatera Barat pada periode Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp7,59 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi PMA tercatat sebesar Rp2,89 triliun, sementara sisanya berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Ketiadaan investor asing di Pariaman dibenarkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSPNaker) Kota Pariaman. Penata Kelola Penanaman Modal DPMTSPNaker Kota Pariaman, Yolfit Hendry Annur, menyatakan bahwa hingga pertengahan tahun ini belum ada PMA yang masuk ke wilayahnya.

"Memang betul untuk Kota Pariaman belum ada PMA yang masuk. Untuk saat ini penanaman modal asing di Kota Pariaman masih nol," ujar Yolfit pada Jumat (28/8/2026).

Yolfit menjelaskan bahwa keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA) menjadi faktor utama yang membedakan Pariaman dengan daerah tetangga yang berhasil menarik PMA. Di sektor pariwisata, yang menjadi potensi unggulan kawasan pesisir ini, belum masuknya modal asing dipengaruhi oleh keterbatasan lahan serta belum tersedianya fasilitas penunjang seperti hotel berbintang di sekitar objek wisata.

Selain PMA, arus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Pariaman pada semester I/2026 juga belum mencatatkan adanya investasi baru berskala besar. Nilai investasi yang tercatat saat ini masih didominasi oleh pengembangan usaha yang sudah berjalan sebelumnya, khususnya pada sektor properti dan kesehatan.

Meskipun demikian, dari target realisasi investasi dalam negeri semester pertama sebesar Rp60 miliar, DPMTSPNaker Kota Pariaman mencatat capaian nilai investasi telah menyentuh angka Rp58 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun belum ada investasi baru yang signifikan, aktivitas ekonomi yang ada masih berjalan dan mendekati target yang ditetapkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User