Indonesia Panen Enam Perunggu di Asian Para Games 2026, Ni Nengah Widiasih Ungkap Kondisi Fisiknya

Kontingen Indonesia mengumpulkan satu perak dan enam perunggu hingga hari keempat Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Senin (19/10) pukul 17.00 WIB. Raihan tujuh medali menempatkan Indonesia di peringkat ke-15. Ni Nengah Widiasih menyumbang perunggu para powerlifting kelas 41 kg putri dan mengaku belum pulih total dari cedera bahu.

Oct 19, 2026 - 12:03
Updated: 18 hours ago
0
Indonesia Panen Enam Perunggu di Asian Para Games 2026, Ni Nengah Widiasih Ungkap Kondisi Fisiknya
Indonesia Panen Enam Perunggu di Asian Para Games 2026, Ni Nengah Widiasih Ungkap Kondisi Fisiknya

Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali pada hari keempat Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya. Hingga Senin (19/10) pukul 17.00 WIB, wakil Merah Putih telah mengoleksi satu medali perak dan enam medali perunggu.

Dengan total tujuh medali tersebut, Indonesia untuk sementara menempati peringkat ke-15 dalam klasemen medali Asian Para Games 2026. Medali perak tunggal disumbangkan Junaedi dari cabang Para Judo nomor J1-70 kg putra.

Sementara itu, enam medali perunggu diraih Ni Nengah Widiasih dan Hilman dari Para Powerlifting, Sufyan Saori dan Vanza Miftahul Jannah dari Para Cycling, Dheny Marsyelina dari Para Judo, serta Hamida dari Para Table Tennis.

Ni Nengah Widiasih menjadi peraih medali pertama Indonesia di ajang ini. Atlet yang akrab disapa Widi itu meraih perunggu dari kelas 41 kg putri dengan angkatan terbaik 97 kg. Ia berada di posisi ketiga di bawah atlet China, Zhe Chui, yang mencatat angkatan 120 kg, dan wakil Kazakhstan, Tursynay Kabyl, dengan angkatan 104 kg.

Hasil ini memperpanjang tradisi medali Widi di Asian Para Games. Pada tiga edisi sebelumnya, yakni 2014, 2018, dan 2022, atlet asal Bali itu selalu membawa pulang medali perak.

Meski demikian, upaya Widi untuk kembali meraih perak tahun ini tergolong berat. China memindahkan Cui Zhe dari kelas 45 kg ke kelas 41 kg, mengikuti langkah Widi. Cui Zhe sendiri merupakan peraih emas kelas 45 kg di Asian Para Games 2022, sedangkan Tursynay Kabyl adalah peraih perak 41 kg putri edisi 2022 lalu.

"Ini medali perunggu pertama yang saya dapatkan sepanjang keikutsertaan saya di Asian Para Games. Biasanya saya selalu memperebutkan emas dan perak," ujar Widi selepas pertandingan.

Atlet berusia 33 tahun itu mengaku kondisi fisiknya belum prima. Cedera bahu membuat performanya tidak bisa maksimal. "Kondisi saya belum pulih 100 persen karena cedera bahu. Namun, saya berusaha semaksimal mungkin menaikkan beban angkatan di setiap sesi karena ingin memperbaiki world ranking demi mengamankan tiket ke Paralimpiade Los Angeles," katanya.

Berikut daftar atlet Indonesia peraih medali Asian Para Games 2026 per Senin (19/10) pukul 17.00 WIB: Ni Nengah Widiasih (Para Powerlifting) perunggu, Junaedi (Para Judo) perak, Hilman (Para Powerlifting) perunggu, Sufyan Saori (Para Cycling) perunggu, Vanza Miftahul Jannah (Para Cycling) perunggu, Dheny Marsyelina (Para Judo) perunggu, dan Hamida (Para Table Tennis) perunggu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User