IHSG Diprediksi Lanjut Menguat di Awal Pekan, Analis Ingatkan Potensi Koreksi

IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (24/8) setelah pekan lalu naik 1,93 persen. Analis MNC Sekuritas melihat peluang penguatan ke area 6.628-6.666, namun mengingatkan potensi koreksi jangka pendek. Sementara analis Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks berpotensi koreksi menguji support 6.441. IHSG ditutup di 6.525 pada Jumat (21/8).

Aug 27, 2026 - 02:35
Updated: 2 months ago
0
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat di Awal Pekan, Analis Ingatkan Potensi Koreksi
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat di Awal Pekan, Analis Ingatkan Potensi Koreksi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (24/8). Proyeksi tersebut muncul setelah pada pekan sebelumnya indeks berhasil mencatat kenaikan signifikan.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dalam riset hariannya menyebutkan bahwa IHSG berpeluang menguat menuju area 6.628-6.666 sekaligus menguji area gap. Namun, ia juga mengingatkan agar pelaku pasar mencermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.475.

"Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat menuju area 6.628-6.666 sekaligus menguji area gap. Namun, cermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.475," ujar Herditya.

Herditya memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang support di level 6.373 dan 6.272, serta resistance di level 6.599 dan 6.705. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham yang patut dicermati, antara lain FORE, INCO, MBMA, dan TLKM.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Menurutnya, indeks saham berpotensi memasuki fase koreksi pada pekan ini setelah sempat menembus resistance 6.545, namun gagal bertahan di atas level tersebut. Pola spinning top yang terbentuk juga mengindikasikan kekuatan beli dan jual yang relatif berimbang.

"Kondisi ini membuka peluang koreksi IHSG untuk menguji support terdekat di level 6.441," jelas Ivan.

Ivan memprediksi IHSG akan bergerak dengan support di level 6.441, 6.353, 6.230, dan 6.057, serta resistance di level 6.666, 6.835, dan 6.916. Ia merekomendasikan saham-saham seperti JPFA, MDKA, PGAS, dan UNVR untuk diperhatikan.

Sebagai informasi, pada perdagangan Jumat (21/8) lalu, IHSG ditutup di level 6.525, menguat 24,10 poin atau 0,37 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Data RTI Infokom mencatat total transaksi mencapai Rp17,42 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 58,08 miliar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 319 saham menguat, 294 terkoreksi, dan 178 stagnan.

Perlu diingat, berita ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi beli atau jual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User