IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Ingatkan Risiko Koreksi ke 5.350
IHSG diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Senin (26/10). Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat peluang penguatan lanjutan bila IHSG menembus resistance 5.458, namun mewaspadai koreksi ke area 5.350-5.827. Sementara Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menilai kenaikan lima hari beruntun memicu potensi retest. IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,95 persen ke level 5.439.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin (26/10). Meski begitu, pelaku pasar tetap diminta mencermati risiko koreksi di tengah tren penguatan yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan. Menurutnya, peluang tersebut terbuka apabila indeks mampu menembus level resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561.
"Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, waspadai potensi koreksi ke area 5.350-5.827," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang support 5.185 dan 4.915, serta resistance 5.460 dan 5.563 pada perdagangan hari ini. Untuk itu, ia merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMMN, BULL, ENRG, dan GGRM.
Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia menilai penguatan indeks saham pada pekan lalu memicu potensi pengujian ulang atau retest dalam waktu dekat.
"IHSG telah naik selama lima hari berturut-turut dengan sinyal bearish divergence, menandakan adanya potensi untuk segera melakukan retest, yang diperkirakan masih menjadi bagian dari wave iv yang belum usai," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, dengan resistance 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Ia pun merekomendasikan saham AMRT, ASII, PGEO, dan TLKM.
Sebagai gambaran, IHSG ditutup di level 5.439 pada perdagangan Jumat (23/10) sore. Indeks saham menguat 51,35 poin atau naik 0,95 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,19 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 43,93 miliar saham. Pada penutupan tersebut, 477 saham menguat, 187 saham terkoreksi, dan 129 saham stagnan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)