Elon Musk Buka Suara soal Larangan Starlink untuk Serangan Drone Ukraina

Elon Musk menegaskan Starlink tidak pernah diizinkan dipakai untuk serangan drone ofensif militer Ukraina. Ia menyebut penggunaan itu melanggar ketentuan layanan dan menutup celah keamanan pada pekan lalu. Meski membatasi, Musk menilai Starlink tetap krusial bagi pertahanan Ukraina dan menyebut garis depan akan runtuh jika layanan dimatikan.

Oct 25, 2026 - 20:01
Updated: 8 hours ago
0
Elon Musk Buka Suara soal Larangan Starlink untuk Serangan Drone Ukraina
Elon Musk Buka Suara soal Larangan Starlink untuk Serangan Drone Ukraina

Pendiri SpaceX, Elon Musk, kembali menegaskan bahwa layanan internet satelit Starlink tidak pernah dirancang maupun diizinkan untuk mendukung operasi serangan drone ofensif. Pernyataan itu ia sampaikan untuk membela kebijakan pembatasan akses yang diterapkan terhadap militer Ukraina.

Melalui unggahan di platform X pada Sabtu lalu, Musk menekankan bahwa Starlink merupakan layanan komersial sipil. Menurutnya, pemanfaatan layanan tersebut untuk serangan drone ofensif yang menimbulkan korban jiwa tidak pernah mendapat izin dan seharusnya tidak dibolehkan.

Musk menilai tindakan militer Ukraina yang memakai Starlink dalam operasi serangan ofensif telah melanggar syarat dan ketentuan penggunaan layanan. SpaceX sendiri dilaporkan telah menutup celah keamanan pada pekan lalu guna membatasi penyalahgunaan fungsi satelit komersial tersebut.

Dalam keterangannya, Musk juga membedakan Starlink versi komersial dengan Starshield, yakni sistem komunikasi tingkat militer yang sepenuhnya dikendalikan Pemerintah Amerika Serikat. Pemisahan itu menjadi bagian dari penjelasan mengenai batas penggunaan layanan perusahaannya.

Meski memberlakukan pembatasan, Musk menegaskan Starlink tetap memegang peranan penting bagi lini pertahanan Ukraina di tengah perang melawan Rusia. Ia bahkan menyebut garis depan pertahanan Ukraina akan langsung runtuh seketika jika layanan tersebut dimatikan, sembari menegaskan bahwa pernyataannya merupakan penilaian faktual, bukan ancaman.

Pernyataan Musk itu memicu perdebatan. Presiden AS Donald Trump mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Musk mengenai situasi terkini di Ukraina, tetapi enggan membeberkan rincian pembicaraan tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ukraina Yevhenii Khmara mengonfirmasi bahwa kendala penurunan kecepatan internet Starlink yang sempat terjadi selama beberapa hari terakhir kini telah kembali normal setelah terjalin komunikasi tingkat tinggi. Ia menyebut kecepatan kembali melampaui 400 km/jam dan koneksi berjalan stabil, seraya menekankan vitalnya keandalan saluran komunikasi bagi pergerakan pasukan, operasi drone, hingga logistik militer di lapangan.

Musk juga mengklaim SpaceX telah berkontribusi jauh lebih besar dibandingkan perusahaan swasta mana pun dalam mendukung pertahanan Ukraina. Ia sekaligus mengecam pihak-pihak yang terus mendorong kelanjutan perang tanpa menawarkan solusi yang realistis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User