Demo Dukung Palestine Action di London Berujung Penangkapan Massal, 139 Warga Dibekuk Polisi

Polisi Metropolitan London menangkap 139 warga saat unjuk rasa mendukung Palestine Action, organisasi yang telah dilarang dan dicap teroris oleh Inggris. Kelompok Defend Our Juries menyebut total penangkapan serupa telah melampaui 4.000 orang sejak larangan berlaku Juli tahun lalu. Demo juga digelar di luar konsulat AS di Edinburgh tanpa laporan penangkapan.

Nov 01, 2026 - 04:02
Updated: 1 day ago
0
Demo Dukung Palestine Action di London Berujung Penangkapan Massal, 139 Warga Dibekuk Polisi
Demo Dukung Palestine Action di London Berujung Penangkapan Massal, 139 Warga Dibekuk Polisi

Aksi unjuk rasa mendukung Palestine Action di London berakhir dengan penangkapan massal. Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi bahwa 139 warga dibekuk dalam demonstrasi yang berlangsung pada Sabtu (31/10) tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun X pada Sabtu malam, polisi menyebut sebagian besar penangkapan dilakukan karena para peserta menyatakan dukungan terhadap organisasi yang telah dilarang di Inggris. "Sebanyak 139 orang ditangkap. Sebagian besar penangkapan dilakukan karena menyatakan dukungan ke organisasi terlarang," demikian bunyi pernyataan kepolisian seperti dikutip Al Jazeera.

Unjuk rasa ini diorganisir oleh kelompok Defend Our Juries. Juru bicara kelompok tersebut mengungkapkan bahwa jumlah warga yang ditahan karena mendukung Palestine Action kini telah melampaui 4.000 orang sejak Juli tahun lalu.

"Sungguh mengerikan kini terjadi lebih dari 4.000 penangkapan berdasarkan undang-undang terorisme karena aksi damai yang secara diam-diam menyatakan penentangan terhadap genosida dan dukungan untuk kelompok Palestine Action," ujar juru bicara Defend Our Juries.

Menurutnya, larangan terhadap Palestine Action tidak lepas dari strategi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Karena itu, ia menilai wajar bila tonggak penangkapan tersebut tercapai pada Hari Halloween dan berlokasi di luar kedutaan AS. Ia juga menyebut klasifikasi organisasi itu sebagai upaya pemerintah Inggris menyenangkan Trump dan perusahaan senjata Israel yang terusik dengan keberadaan Palestine Action. "Bukan tentang ancaman terorisme apa pun," tegasnya.

Inggris resmi menetapkan Palestine Action sebagai organisasi teroris pada Juli tahun lalu di bawah pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer. Klasifikasi tersebut membuat kelompok itu setara dengan ISIS di mata pemerintah Inggris. Para aktivis dan kritikus menilai keputusan itu bertujuan membungkam suara pro Palestina di negara tersebut.

Aksi di London pada Sabtu menjadi protes massal pertama di bawah pemerintahan baru Andy Burnham. Demonstrasi serupa juga berlangsung di luar konsulat Amerika Serikat di Edinburgh, ibu kota Skotlandia, meski belum ada laporan penangkapan di lokasi tersebut.

Dalam kedua aksi itu, para demonstran membawa poster bertuliskan "Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action." Penangkapan massal ini menambah panjang daftar kontroversi seputar pelarangan organisasi tersebut di Inggris.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User