Demetrious Johnson Tolak Jadi Corner Bilal Hasan, Ungkap Alasan yang Tak Terduga
Legenda UFC Demetrious Johnson menyatakan belum pantas menjadi corner Bilal Hasan meski mengakui telah berlatih bersama selama lima hingga enam tahun. Johnson menilai Charlie Pearson adalah pelatih yang paling berhak mendampingi Bilal Hasan yang akan menghadapi Luis Gurule di UFC 334 pada 14 November mendatang.
Legenda UFC Demetrious Johnson angkat bicara soal peluang menjadi salah satu corner atau pelatih di sudut ring Bilal Hasan. Meski memiliki pengalaman berlatih bersama petarung berdarah Indonesia itu selama sekitar lima hingga enam tahun, Johnson merasa dirinya belum layak mengisi posisi tersebut.
Pengakuan itu disampaikan Johnson dalam sebuah wawancara di podcast. Menurutnya, Bilal Hasan saat ini berada di momen yang tepat untuk mendongkrak kariernya di UFC, dan dukungan dari tim yang tepat menjadi kunci penting.
Johnson menegaskan bahwa Charlie Pearson adalah sosok yang paling berhak menjadi corner Bilal Hasan. Pearson dinilai telah lama mendampingi Bilal hingga akhirnya resmi menandatangani kontrak di UFC, sehingga jasanya tidak akan tergantikan.
"Charlie Pearson adalah pelatih yang berhak menjadi cornernya. Mungkin saja Bilal yang mau saya jadi salah satu cornernya, tapi di saat yang sama, saya rasa ini adalah momen spesial bagi Bilal dan timnya," kata Johnson.
Meski menolak untuk saat ini, Johnson tidak menutup pintu sepenuhnya. Ia mengaku akan mempertimbangkan tawaran tersebut jika Bilal Hasan memang menginginkannya. Namun, Johnson menekankan bahwa perjalanan karier Bilal adalah milik Bilal sendiri.
"Jika dia mau saya di sana, maka akan saya pertimbangkan. Tapi pada akhirnya ini adalah perjalanan dia. Apa alasan saya berada di sana? Apa tujuan saya? Saya harus memastikan ketika saya di sana untuknya dan memastikan dia fokus dan tajam," ujarnya.
Diketahui, Bilal Hasan resmi masuk UFC setelah menang KO di ronde pertama atas Mridul Saikia pada 11 Agustus. Tak butuh waktu lama, ia langsung menjalani debut melawan Nilson Rojas pada 29 Agustus, hanya sekitar dua pekan setelah laga di DCWS, dan kembali mencatat kemenangan KO di ronde kedua.
Selanjutnya, petarung yang dijuluki "Indo Ninja" ini akan menghadapi Luis Gurule pada laga UFC 334 di New York pada 14 November mendatang. Sosok pelatih di sudut ring tentu menjadi salah satu faktor yang diperhatikan menjelang duel tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)