Dana Operasional SPPG Belum Cair, BGN Beberkan Tiga Penyebab Utamanya
Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab dana operasional SPPG belum cair ke virtual account. Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyebut ada tiga faktor utama, yakni SPPG tidak melaporkan penggunaan dana harian melalui SIPGN, ketidaksesuaian data penerima manfaat dengan SPS-2, serta penggunaan anggaran yang tidak disiplin hingga dana habis.
Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat bicara soal belum cairnya dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sejumlah virtual account. Juru Bicara BGN Tysa Novenny membeberkan sejumlah faktor yang membuat dana tersebut tertahan, mulai dari persoalan pelaporan hingga kedisiplinan penggunaan anggaran.
Menurut Tysa, penyebab pertama adalah SPPG yang bersangkutan tidak menyampaikan laporan penggunaan dana harian melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN). Pelaporan itu disebut sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan yang wajib dijalankan.
"Yang pertama, karena SPPG yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan penggunaan dana harian dalam SIPGN atau Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan," jelas Tysa dalam keterangan resmi, Senin (26/10).
Tysa menegaskan, kewajiban pelaporan tersebut merupakan bagian penting agar penggunaan anggaran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan. Karena itu, pencairan dana operasional tidak bisa dilepaskan dari kepatuhan SPPG dalam menjalankan mekanisme administrasi yang telah ditetapkan.
Faktor kedua, lanjut Tysa, adalah ketidaksesuaian data penerima manfaat yang dilayani dengan data yang telah ditetapkan. Ia menyebut kesesuaian antara penerima manfaat yang dilayani dan data SPS-2 atau Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2 diperlukan agar Program MBG berjalan tepat sasaran.
"Kemudian yang kedua, SPPG yang bersangkutan melayani penerima manfaat MBG yang tidak sesuai dengan data SPS-2, yaitu data Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2," ujarnya.
Selain dua hal itu, Tysa menyebut dana operasional juga bisa tidak tersedia apabila SPPG kehabisan dana akibat penggunaan anggaran yang tidak disiplin. Menurutnya, kondisi tersebut dapat terjadi jika dana digunakan tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya.
"Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya," tutup Tysa.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)