Cedera Patah Tulang Belum Pulih, Bos Aprilia Ragu Martin Turun di Sepang
CEO Aprilia Massimo Rivola meragukan peluang Jorge Martin tampil di MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Martin masih memulihkan patah tulang radius pada lengan kanan usai kecelakaan di sprint race MotoGP Australia di Phillip Island. Rivola menyebut peluang Martin sangat sulit dan berharap pembalapnya bisa pulih 100 persen.
Peluang Jorge Martin untuk kembali membalap di MotoGP Malaysia 2026 masih belum pasti. CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengaku ragu pembalapnya itu bisa tampil di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November mendatang.
Keraguan tersebut muncul karena Martin belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialaminya. Pembalap asal Spanyol itu mengalami patah tulang radius pada lengan kanan akibat kecelakaan dalam sprint race MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island.
Cedera itu sempat membuat Martin dinyatakan tidak fit untuk mengikuti MotoGP Australia. Namun, ia beruntung karena balapan tersebut akhirnya dibatalkan akibat cuaca buruk.
Martin juga dinilai beruntung karena cederanya tidak memerlukan operasi dan masa pemulihan yang panjang. Kondisi itu sempat memunculkan harapan bahwa ia bisa tampil pada balapan berikutnya.
Meski demikian, Rivola menegaskan bahwa peluang Martin untuk turun di Sepang sangat kecil. Ia pun berharap bisa melihat Martin berada di paddock bersama tim, meski belum tentu dalam kondisi siap membalap.
"Sangat sulit. Sangat, sangat sulit," kata Rivola, dikutip dari Motorcyclesports.
"Saya berharap bisa melihat Jorge di Sepang, setidaknya bersama kami, kita lihat saja nanti," ujar Rivola menambahkan.
Rivola bersyukur Martin tidak mengalami cedera yang lebih parah. Menurutnya, situasi yang dialami Aprilia dan Martin cukup disayangkan, tetapi ia bersyukur karena cedera tersebut hanya berupa patah tulang dan tidak menimbulkan masalah yang lebih serius.
Aprilia kini memilih menunggu hingga Martin benar-benar pulih total. Rivola berharap kerja sama antara tim dan pembalap juara MotoGP 2024 itu bisa berakhir dengan cara terbaik, yakni ketika Martin berada dalam kondisi fisik 100 persen bugar.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)