Bantuan Asing untuk Gempa NTT Belum Diperlukan, Kemlu Ungkap Alasan di Baliknya

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Indonesia masih mengandalkan kapasitas nasional untuk menangani dampak gempa 7,7 magnitudo di NTT, sehingga bantuan asing belum diperlukan. Meski demikian, pemerintah mengapresiasi tawaran bantuan dari sejumlah negara dan akan membahasnya lebih lanjut, termasuk dalam dialog dengan China.

Sep 06, 2026 - 23:37
Updated: 2 months ago
0
Bantuan Asing untuk Gempa NTT Belum Diperlukan, Kemlu Ungkap Alasan di Baliknya
Bantuan Asing untuk Gempa NTT Belum Diperlukan, Kemlu Ungkap Alasan di Baliknya

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI buka suara terkait sejumlah negara yang menyatakan siap membantu korban gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penanganan bencana saat ini masih bertumpu pada kemampuan dalam negeri.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki. Oleh karena itu, bantuan dari negara lain dinilai belum diperlukan untuk tahap penanganan gempa tersebut.

"Saat ini fokus penanganan adalah untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat dipenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki," kata Yvonne dalam Press Briefing di Kemlu RI, Kamis (20/8).

Meski demikian, pemerintah Indonesia tetap menghargai perhatian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh berbagai negara. Beberapa negara bahkan telah menawarkan bantuan untuk mendukung penanganan korban serta pemulihan kondisi pasca gempa di NTT.

Yvonne mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, telah menyampaikan apresiasi pemerintah Indonesia kepada sejumlah duta besar negara sahabat atas kepedulian mereka terhadap bencana ini. "Kami menilai hal tersebut amat bermakna bagi kami pada masa yang sulit ini," ujarnya.

Sementara itu, isu bantuan untuk NTT berpotensi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan Sugiono dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, melalui Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) Indonesia-China pada Jumat (21/8). Namun, Yvonne menyebut pembahasan mengenai bantuan tersebut masih akan dikaji lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User